Klaster

KAIN

Motif Batik Flowermoon series Kura-kura Fauna Mataram Kuno saat ini penggunaannya pada kain sebagai batik, namun kedepannya berpotensi dikembangkan untuk motif porcelain/keramik seperti mug, peralatan makan, teko, bahkan bahan bangunan seperti keramik lantai maupun sekat panel dinding. Riset PPMU SAAPPK ITB - Lasem 2021 memberi perhatian besar pada kualitas hidup penghuni Lasem (artisan batik, pengusaha batik, dan masyarakat dari berbagai profesi yang tinggal disana), tema Well Being pada riset tersebut seiring dengan kesadaran untuk hidup lebih baik dan sehat yang dicanangkan dalam konsep Sustainable Development Goals. Untuk riset lanjutan pada tahun 2022, maka fokus perhatian pada kualitas lingkungan binaan menjadi utama seiring temuan riset 2021 yang menemukan bahwa lingkungan binaan adalah salah satu syarat untuk hidup yang lebih baik. Untuk itu, maka PPMU 2022 akan mengusung tema kajian elemen desain perkotaan terkait persiapan penetapan Kawasan Cagar Budaya Nasional Lasem dan telaah upaya penyelesaian masalah limbah batik, serta turut mendukung program SDGS - untuk masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik. Sebagai produk lanjutan produk sampingan penelitian maka motif fauna Candi Borobudur yaitu Kura-kura, yang menurut Relief Binatang kura-kura menurut Balai Konservasi Borobudur (2020) dianggap sebagai lambang bumi, keabadian, dan umur panjang. Hal yang lebih penting dari ciptaan ini merupakan cara preservasi ragam hias traditional nusantara dari ratusan tahun silam yang diadaptasikan dalam kreasi Batik, wujud penggambaran fauna di Indonesia ratusan tahun silam oleh suku bangsa. Di masa kini heritage motif ini dapat diggunkan sebagai upaya untuk melatih masyarakat pembatik untuk mencari ragam hias baru dan cara untuk menyederhanakan motif desain batik yang selama ini sangat kompleks. Upaya penyederhanaan ini juga untuk menyasar konsumen asing dari negara 4 musim yang cenderung berminat pada motif yang lebih sederhana. Hal lain tujuan pengajuan hak cipta ini untuk mellindungi artisan batik traditional, upaya mencegah penggunanaan motif ini untuk pengusaha skala besar atau multi national batik.

Industri Kreatif

Desain Industri
DISPENSER PENGISIAN AIR MINUM

Dispenser pengisian air minum (water refill station) merupakan alat pengisian air minum di kawasan kampus ITB Ganesha sebagai alternatif untuk menyediakan akses terhadap air minum yang bersih dan aman, serta mengurangi penggunaan botol air minum sekali pakai. Refill station ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, meningkatkan kesehatan para penghuni kawasan kampus, dan memudahkan akses terhadap air minum yang bersih dan aman. Selain itu, refill station ini juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat kampus tentang pentingnya hidrasi tubuh dan kepedulian lingkungan.

Industri Kreatif, Smart City

Desain Industri
Cetakan Injection Mould Komponen Bawah Sendi Lutut Prostetik Multisumbu

Sebagai cetakan dalam proses injection molding pembuatan komponen bagian bawah sendi lutut lutut prostetik multisumbu

Industri Kreatif, Smart City

Desain Industri
Rumah Lebah Produksi Propolis Dengan Cartridge Perangkap Propolis

Rumah lebah untuk memelihara lebah tanpa sengat dengan fitur khusus berupa perangkap propolis guna meningkatkan produksi propolis.

Industri Kreatif, Smart City

Desain Industri
Gitar Kujang

Gitar listrik dengan bentuk yang terinspirasi oleh Kujang, pisau tradisional budaya Sunda. Gitar ini memiliki sejumlah fitur diantaranya port USB untuk backing track, efek, dan kaoss pad.

Industri Kreatif, Smart City

Desain Industri
Cetakan Injection Mould Komponen Atas Sendi Lutut Prostetik Multisumbu

Sebagai cetakan dalam proses injection molding pembuatan komponen bagian atas sendi lutut lutut prostetik multisumbu

Industri Kreatif, Smart City, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Desain Industri
RESCUAV (Pesawat Tanpa Awak)

Sebagai Pesawat Tanpa Awak

Industri Kreatif, Infrastruktur dan Kebencanaan, Rekayasa Transportasi dan Energi

Desain Industri
SEPEDA

Sebagai alat transportasi berbentuk sepeda

Rekayasa Transportasi dan Energi

Desain Industri
Motif Batik Flowermoon series Ayam Jago Fauna Mataram Kuno

Riset PPMU Lasem 2021 memberi perhatian besar pada kualitas hidup penghuni Lasem (artisan batik, pengusaha batik, dan masyarakat dari berbagai profesi yang tinggal disana), tema Well Being pada riset tersebut seiring dengan kesadaran untuk hidup lebih baik dan sehat yang dicanangkan dalam konsep Sustainable Development Goals. Untuk riset lanjutan pada tahun 2022, maka fokus perhatian pada kualitas lingkungan binaan menjadi utama seiring temuan riset 2021 yang menemukan bahwa lingkungan binaan adalah salah satu syarat untuk hidup yang lebih baik. Untuk itu, maka PPMU 2022 akan mengusung tema kajian elemen desain perkotaan terkait persiapan penetapan Kawasan Cagar Budaya Nasional Lasem dan telaah upaya penyelesaian masalah limbah batik, serta turut mendukung program SDGS - untuk masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik. Latar Belakang desain: Sebagai produk lanjutan produk sampingan penelitian maka motif fauna Candi Borobudur yaitu Ayam Jago, yang menurut Relief Binatang kura-kura menurut Balai Konservasi Borobudur (2020) beserta para peneliti senior yang tergabung dianggap sebagai lambang pelepasan kehidupan duniawi ke spirtual. Pemeliharaan unggas pada era Mataram Kuno adalah bentuk kehidupan sosial masyarakat di masa tersebut. Hal yang lebih penting dari ciptaan ini merupakan cara preservasi ragam hias traditional nusantara dari ratusan tahun silam yang diadaptasikan dalam kreasi Batik, wujud penggambaran fauna serta flora di Indonesia ratusan tahun silam oleh suku bangsa. Di masa kini heritage motif ini dapat diggunkan sebagai upaya untuk melatih masyarakat pembatik untuk mencari ragam hias baru dan cara untuk menyederhanakan motif desain batik yang selama ini sangat kompleks. Upaya penyederhanaan ini juga untuk menyasar konsumen asing dari negara 4 musim yang cenderung berminat pada motif yang lebih sederhana. Hal lain tujuan pengajuan hak cipta ini untuk mellindungi artisan batik traditional, upaya mencegah penggunanaan motif ini untuk pengusaha skala besar atau multi national batik. Kegunaan desain: Motif Batik Flowermoon series Ayam Jago Fauna Mataram Kuno saat ini penggunaannya pada kain sebagai batik, namun kedepannya berpotensi dikembangkan untuk motif porcelain/keramik seperti mug, peralatan makan, teko, bahkan bahan bangunan seperti keramik lantai maupun sekat panel dinding.

Industri Kreatif

Desain Industri