Klaster

Industri Pupuk dan Pakan Organik (IPPO)

Invensi ini memuat tentang sistem pengolahan sampah untuk memproduksi bahan organik cair yang memproses sampah membusuk menjadi produk berupa konsentrat pupuk dan pakan organik cair. Proses ini melalui beberapa tahap, yaitu Pemilah sampah menjadi 4 (empat) yang terdiri dari menjadi menjadi sampah mudah membusuk, sampah sulit membusuk, sampah daur ulang, sampah bakar; pencacah sampah busuk; fermentasi tahap pertama pada fermentor pertama; pemisahan slurry dengan mesin pemisah padatan dan cairan; fermentasi tahap kedua pada fermentor kedua; penyimpanan produk pada kontainer; dan pengemasan cairan. Disamping itu dilakukan pengolahan produk samping berupa residu pdat hasil pemisahan slurry menjadi pupuk organik padat melalui beberapa tahap yaitu pengeringan pada mesin pengering; pengecilan ukuran, dan pengemasan padat.

Pangan dan Kesehatan

Paten
Masaro 2 : Teknologi Revolper

Suatu proses produksi konsentrat bio-dekomposer diungkapkan untuk pengolahan sampah dan/atau kotoran hewan menjadi Bio dekomposer pupuk cair dan/atau suplemen pakan cair yang bermanfaat bagi pertanian/perkebunan maupun peternakan. Proses produksi bio dekomposer dari invensi ini menggunakan tangki fermentator untuk menguraikan bahan-bahan dasar dari sampah dan/atau kotoran hewan melalui proses fermentasi hingga dihasilkan konsentrat biodekomposer. Lebih lanjut konsentrat tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk cair dan/atau suplemen pakan cair. Pupuk cair yang dihasilkan sangat bermanfaat bagi pengolahan lahan pertanian. Sedangkan pakan cair yang dihasilkan sangat bermanfaat dalam penyediaan pakan untuk peternakan.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Paten
FORMULASI PAKAN UNTUK PEMBESARAN IKAN DARI SEDIAAN TEPUNG BIOMASSA LALAT TENTARA HITAM (Hermetia illucens) DAN TEPUNG PROPOLIS LEBAH TIDAK BERSENGAT (TRIBE Meliponini) SERTA PROSES PRODUKSINYA

Suatu proses untuk memanfaatkan limbah organik sebagai pakan dari larva lalat tentara hitam (Hermetia illucens) sebagai sumber dari sumber protein bagi pakan pembesaran ikan konsumsi. Proses ini diawali dengan pemanfaatan limbah organik berserat tinggi yang melewati proses pretreatment sebagai media perkembangbiakan maggot selama 4 minggu hingga dihasilkan prepupa dari larva lalat tentara hitam. Prepupa disimpan pada frezeer dengan suhu antara -5oC hingga 10oC selama 24 jam lalu dikeringkan pada suhu oven 70oC atau dijemur dibawah sinar matahari selama 3-4 hari atau hingga kandungan air kurang dari 10%. Prepupa yang telah kering selanjutnya dihaluskan hingga menjadi bubuk yang menjadi dasar dari pakan pembesaran ikan (20?ri total berat pakan) dengan kisaran kandungan kadar air di atas 10%, protein di atas 35%, lemak di atas 5%, kadar abu di bawah 20%, serat kasar di bawah 2%, dan karbohidrat di bawah 25%. Sebelum dicetak dalam bentuk pelet, campuran pakan ini ditambahkan dengan tepung propolis sebanyak 0,1 – 3% sebagai komponen antibiotik, antioksidan, dan peningkat daya imun. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi pakan ini pada proses pembesaran ikan-ikan konsumsi perenang cepat menghasilkan penambahan bobot ikan (mendekati 6 gram per hari), laju pertumbuhan harian (mendekati 3,5% per hari), tingkat konversi pakan lebih kecil dari 1,5 mendekati 1), dan mortalitas anak ikan lebih rendah dari 20%.

Pangan dan Kesehatan

Paten
"MESIN DAN METODE PELOROD BATIK ALIRAN AIR PANAS "

Invensi ini berhubungan dengan mesin dan metode pelorodan malam pada kain batik berbasiskan aliran air panas. Pada mesin ini, kain batik digantung pada palang yang bergerak naik turun secara otomatis dengan bantuan pengontrol. Selanjutnya mesin akan menyemprotkan air panas melalui pipa penyemprot pada kain batik, sehingga malam akan mengelupas dan hanyut bersama air masuk ke bak penampung. Pada bak, malam akan dipisahkan dari air, sehingga air dapat disirkulasikan dan dipanaskan kembali. Keseluruhan mesin pelorod batik aliran air panas ini menyerupai lemari dinding dengan kebutuhan area yang kecil.

Infrastruktur dan Kebencanaan, Smart City

Paten
ISOLAT BIOFLAVONOID DAN METODE PRODUKSINYA DARI DAUN SINGKONG SEBAGAI BAHAN AKTIF ALAMI DALAM PRODUK KOSMETIK

Invensi ini berhubungan dengan metode isolasi flavonoid dari tanaman dan pengguanaannya sebagai bahan aktif alami dalam produk-produk kosmetik. Dalam invensi ini disediakan metode ekstraksi dan pemurnian flavonoid dari daun singkong (M. esculenta) melalui beberapa tahapan dimulai dari: ekstraksi daun singkong dengan air atau campuran antara alkohol-air; menyaring sisa padatan; menjerap flavonoid ke dalam kolom resin; menarik flavonoid dari kolom resin dengan larutan alkohol; memekatkan fraksi flavonoid; kristalisasi flavonoid; menyaring, mencuci dan mengeringkan kristal flavonoid. Dalam invensi ini, flavonoid daun singkong yang diperoleh mengandung rutin dan nikotiflorin dan digunakan untuk membuat formula kosmetik dalam bentuk sediaan krim, emulsi gel, dan lotion. Metode ekstraksi dan pemurnian flavonoid daun singkong, serta penggunaan flavonoid daun singkong dalam formula produk kosmetik dapat diaplikasikan dalam industri

Pangan dan Kesehatan

Paten
PRODUK BAKTERI ESCHERICHIA COLI YANG DIMODIFIKASI SECARA GENETIK UNTUK PENAPISAN CEPAT KANDIDAT OBAT ANTI HEPATITIS B BARU

Invensi ini berkaitan dengan suatu mikroba yang dimodifikasi secara genetik, yang dapat digunakan untuk melakukan penapisan kandidat obat Hepatitis B secara cepat. Lebih khusus, invensi ini menggunakan bakteri Escherichia coli yang dimodifikasi secara genetik menggunakan plasmid rekombinan untuk penapisan cepat kandidat obat anti Hepatitis B baru, dimana plasmid rekombinan tersebut terdiri dari gen yang dapat menghasilkan fusi protein pembentuk kapsid HBcAg Hepatitis B dengan protein represor AraC Escherichia coli dan gen pelapor emerald green fluorescence protein yang diregulasi oleh fusi protein regulator.

Pangan dan Kesehatan

Paten
Ekstrak kering daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) sebagai Anti Diabetes Mellitus dan Proses Produksinya

Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi anti diabetes mellitus dan proses pembuatannya. Lebih khusus komposisi sesuai invensi ini mengandung ekstrak kering daun binahong yang menunjukkan efek antidiabetes melalui uji in vivo antidiabetes aloksan pada mencit dan toleransi glukosa pada tikus, dan tidak toksik. Invensi ini berupa sediaan serbuk ekstrak kering daun binahong yang terdiri dari ekstrak kental daun binahong 50%, amilum maydis 48%-49% dan aerosil 1%-2% yang menunjukkan efek antidiabetes pada tikus dan mencit dan tidak menunjukkan toksisitas pada uji toksisitas akut pada mencit dan toksisitas subkronis pada tikus.

Pangan dan Kesehatan

Paten
KOMBINASI EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN EKSTRAK DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.) SEBAGAI ANTIHIPERURISEMIA DAN PROSES PRODUKSINYA

Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi antihiperurisemia dan proses pembuatannya. Lebih khusus komposisi dari invensi ini adalah kombinasi ekstrak kelopak bunga rosela dan ekstrak daun tempuyung yang menunjukkan efek antihiperurisemia pada tikus dan tidak toksik pada mencit dan tikus. Kombinasi ekstrak kering kelopak bunga rosella dan ekstrak kering daun tempuyung dari komposisi invensi ini masing-masing 50% menunjukkan efek antihiperurisemia. Kombinasi dengan dosis setengah dari dosis tunggal sebanding dengan efek antihiperurisemia ekstrak tunggalnya satu dosis. Kombinasi ini tidak menunjukkan toksisitas pada uji toksisitas akut pada mencit dan toksisitas subkronis pada tikus.

Pangan dan Kesehatan

Paten