Klaster

KATALIS PENGOLAHAN HIDRO UNTUK UMPAN MINYAK FOSIL, MINYAK HAYATI, ATAU CAMPURAN KEDUANYA YANG SELEKTIF TERHADAP JALUR REAKSI HIDROGENASI UNTUK MENGHASILKAN AVTUR DAN DIESEL SERTA PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan suatu katalis pengolahan hidro untuk umpan minyak fosil, minyak hayati, atau campuran keduanya yang selektif terhadap jalur reaksi hidrogenasi untuk menghasilkan avtur dan diesel serta proses pembuatannya. Katalis terdiri dari 40-90% gamma alumina,0-20% fosfor, 0-15% nikel, dan 0-35% molibdenum. Proses pembuatan terdiri dari tahapan peptisasi, penambahan asam fosfat, ekstrusi, kalsinasi, impregnasi, dan kalsinasi kembali. Katalis ini melalui pengolahan hidro dalam pembuatan avtur dapat menyingkirkan sulfur sampai 99,8%, mengkonversi naftalen pada fraksi kerosin sampai 99%, dan menurunkan keasaman sampai 95%, sedangkan dalam pembuatan diesel dapat menyingkirkan sulfur sampai 90%, menurunkan bilangan asam total–TAN sampai 90% dan meningkatkan indeks setana sampai 7%.

Rekayasa Transportasi dan Energi

Paten
BAKTERI ESCHERICHIA COLI YANG DIMODIFIKASI SECARA GENETIK UNTUK PENAPISAN CEPAT KANDIDAT OBAT ANTITUBERKULOSIS

Invensi ini berupa suatu bakteri untuk penapisan cepat kandidat obat antituberkulosis yaitu berupa bakteri Escherichia coli yang dimodifikasi secara genetik dengan menggunakan plasmid rekombinan. Plasmid rekombinan tersebut terdiri dari promotor T7, kerangka baca terbuka fusi protein regulator, terminator T7 yang diapit oleh sisi restriksi BamHI (BamHI) dan EcoRI (EcoRI) untuk terminasi ekspresi fusi protein regulator, promotor araC yang dikendalikan oleh fusi protein regulator, kerangka baca terbuka emerald green fluorescence protein, terminator T7 untuk terminasi ekspresi emerald green fluorescence protein, Origin of replication (ori) F1 untuk replikasi untai tunggal plasmid, Marka seleksi resistansi ampisilin, Origin of replication (ori) pUC untuk replikasi plasmid di Escherichia coli. Invensi juga terkait dengan ekspresi fusi protein regulator yang terdiri dari kerangka baca terbuka bagian pengikat DNA dari protein represor AraC pada Escherichia coli dengan bagian pembentuk dimer dari protein histidin kinase PhoR Mycobacterium tuberculosis yang kodonnya telah dioptimasi. PhoR Mycobacterium tuberculosis dipilih sebagai target karena mengendalikan banyak faktor virulensi dan Escherichia coli dipakai sebagai sel inang karena lebih aman dan pertumbuhannya cepat, sehingga dapat dihasilkan produk bakteri yang dapat digunakan untuk penapisan kandidat obat antituberkulosis yang menarget sistem yang meregulasi banyak faktor virulensi dengan lebih cepat dan aman.

Pangan dan Kesehatan

Paten
Industri Pupuk dan Pakan Organik (IPPO)

Invensi ini memuat tentang sistem pengolahan sampah untuk memproduksi bahan organik cair yang memproses sampah membusuk menjadi produk berupa konsentrat pupuk dan pakan organik cair. Proses ini melalui beberapa tahap, yaitu Pemilah sampah menjadi 4 (empat) yang terdiri dari menjadi menjadi sampah mudah membusuk, sampah sulit membusuk, sampah daur ulang, sampah bakar; pencacah sampah busuk; fermentasi tahap pertama pada fermentor pertama; pemisahan slurry dengan mesin pemisah padatan dan cairan; fermentasi tahap kedua pada fermentor kedua; penyimpanan produk pada kontainer; dan pengemasan cairan. Disamping itu dilakukan pengolahan produk samping berupa residu pdat hasil pemisahan slurry menjadi pupuk organik padat melalui beberapa tahap yaitu pengeringan pada mesin pengering; pengecilan ukuran, dan pengemasan padat.

Pangan dan Kesehatan

Paten
SISTEM PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK MEMPRODUKSI BAHAN ORGANIK CAIR

Invensi ini memuat tentang sistem pengolahan sampah untuk memproduksi bahan organik cair yang memproses sampah membusuk menjadi produk berupa konsentrat pupuk dan pakan organik cair. Proses ini melalui beberapa tahap, yaitu Pemilah sampah menjadi 4 (empat) yang terdiri dari menjadi menjadi sampah mudah membusuk, sampah sulit membusuk, sampah daur ulang, sampah bakar; pencacah sampah busuk; fermentasi tahap pertama pada fermentor pertama; pemisahan slurry dengan mesin pemisah padatan dan cairan; fermentasi tahap kedua pada fermentor kedua; penyimpanan produk pada kontainer; dan pengemasan cairan. Disamping itu dilakukan pengolahan produk samping berupa residu pdat hasil pemisahan slurry menjadi pupuk organik padat melalui beberapa tahap yaitu pengeringan pada mesin pengering; pengecilan ukuran, dan pengemasan padat.

Infrastruktur dan Kebencanaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Paten
TKT 7
Masaro 2 : Teknologi Revolper

Suatu proses produksi konsentrat bio-dekomposer diungkapkan untuk pengolahan sampah dan/atau kotoran hewan menjadi Bio dekomposer pupuk cair dan/atau suplemen pakan cair yang bermanfaat bagi pertanian/perkebunan maupun peternakan. Proses produksi bio dekomposer dari invensi ini menggunakan tangki fermentator untuk menguraikan bahan-bahan dasar dari sampah dan/atau kotoran hewan melalui proses fermentasi hingga dihasilkan konsentrat biodekomposer. Lebih lanjut konsentrat tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk cair dan/atau suplemen pakan cair. Pupuk cair yang dihasilkan sangat bermanfaat bagi pengolahan lahan pertanian. Sedangkan pakan cair yang dihasilkan sangat bermanfaat dalam penyediaan pakan untuk peternakan.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Paten
Proses Produksi Konsentrat Bio-Dekomposer

Suatu proses produksi konsentrat bio-dekomposer diungkapkan untuk pengolahan sampah dan/atau kotoran hewan menjadi Bio dekomposer pupuk cair dan/atau suplemen pakan cair yang bermanfaat bagi pertanian/perkebunan maupun peternakan. Proses produksi bio dekomposer dari invensi ini menggunakan tangki fermentator untuk menguraikan bahan-bahan dasar dari sampah dan/atau kotoran hewan melalui proses fermentasi hingga dihasilkan konsentrat biodekomposer. Lebih lanjut konsentrat tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk cair dan/atau suplemen pakan cair. Pupuk cair yang dihasilkan sangat bermanfaat bagi pengolahan lahan pertanian. Sedangkan pakan cair yang dihasilkan sangat bermanfaat dalam penyediaan pakan untuk peternakan.

Infrastruktur dan Kebencanaan

Paten
TKT 7
FORMULASI PAKAN UNTUK PEMBESARAN IKAN DARI SEDIAAN TEPUNG BIOMASSA LALAT TENTARA HITAM (Hermetia illucens) DAN TEPUNG PROPOLIS LEBAH TIDAK BERSENGAT (TRIBE Meliponini) SERTA PROSES PRODUKSINYA

Suatu proses untuk memanfaatkan limbah organik sebagai pakan dari larva lalat tentara hitam (Hermetia illucens) sebagai sumber dari sumber protein bagi pakan pembesaran ikan konsumsi. Proses ini diawali dengan pemanfaatan limbah organik berserat tinggi yang melewati proses pretreatment sebagai media perkembangbiakan maggot selama 4 minggu hingga dihasilkan prepupa dari larva lalat tentara hitam. Prepupa disimpan pada frezeer dengan suhu antara -5oC hingga 10oC selama 24 jam lalu dikeringkan pada suhu oven 70oC atau dijemur dibawah sinar matahari selama 3-4 hari atau hingga kandungan air kurang dari 10%. Prepupa yang telah kering selanjutnya dihaluskan hingga menjadi bubuk yang menjadi dasar dari pakan pembesaran ikan (20?ri total berat pakan) dengan kisaran kandungan kadar air di atas 10%, protein di atas 35%, lemak di atas 5%, kadar abu di bawah 20%, serat kasar di bawah 2%, dan karbohidrat di bawah 25%. Sebelum dicetak dalam bentuk pelet, campuran pakan ini ditambahkan dengan tepung propolis sebanyak 0,1 – 3% sebagai komponen antibiotik, antioksidan, dan peningkat daya imun. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi pakan ini pada proses pembesaran ikan-ikan konsumsi perenang cepat menghasilkan penambahan bobot ikan (mendekati 6 gram per hari), laju pertumbuhan harian (mendekati 3,5% per hari), tingkat konversi pakan lebih kecil dari 1,5 mendekati 1), dan mortalitas anak ikan lebih rendah dari 20%.

Pangan dan Kesehatan

Paten
"MESIN DAN METODE PELOROD BATIK ALIRAN AIR PANAS "

Invensi ini berhubungan dengan mesin dan metode pelorodan malam pada kain batik berbasiskan aliran air panas. Pada mesin ini, kain batik digantung pada palang yang bergerak naik turun secara otomatis dengan bantuan pengontrol. Selanjutnya mesin akan menyemprotkan air panas melalui pipa penyemprot pada kain batik, sehingga malam akan mengelupas dan hanyut bersama air masuk ke bak penampung. Pada bak, malam akan dipisahkan dari air, sehingga air dapat disirkulasikan dan dipanaskan kembali. Keseluruhan mesin pelorod batik aliran air panas ini menyerupai lemari dinding dengan kebutuhan area yang kecil.

Infrastruktur dan Kebencanaan, Smart City

Paten