Klaster

Pengindraan Jauh Volkanologi Dan Geotermal Cetakan ke-2

Buku PENGINDERAAN JAUH VOLKANOLOGI DAN GEOTERMAL berisi bahan-bahan praktis untuk latihan terkait teknik pemrosesan citra satelit yang krusial dalam pendeteksian target-target kebumian. Penambahan modul baru berupa pendeteksian kelurusan dan aritmatika saluran citra menggunakan perangkat lunak QGIS disampaikan. Pengguna dipandu untuk bisa mendapatkan data citra dan pemrosesan yang dibutuhkan sebelum tahap pendeteksian dan analisis dilakukan. Pemrosesan awal yang paling penting untuk citra optis dimulai dengan koreksi atmosfer baik dengan metode yang sederhana maupun metode yang lebih lanjut. Perangkat lunak yang terbuka untuk umum dan yang berlisensi digunakan untuk antisipasi keterbatasan yang bisa dijumpai. Porsi praktik untuk citra radar lebih banyak disampaikan daripada optis mengingat kelebihan sensor aktif radar dalam mendeteksi fitur geologi dan akuisisi yang tidak terpengaruh waktu maupun cuaca.

Infrastruktur dan Kebencanaan

Hak Cipta
Prinsip Dan Aplikasi Pengindraan Jauh Geologi Gunung Api Pendekatan Fisis Dan Observasi Geologi Lapangan Edisi 2

Buku PRINSIP DAN APLIKASI PENGINDRAAN JAUH GEOLOGI GUNUNG API edisi ke-2 berisi prinsip dasar dan aplikasi Pengindraan Jauh untuk pendeteksian berbagai target di lingkungan gunung api dilihat dari persepektif geologi lapangan. Prinsip dasar yang dibahas dalam buku ini diarahkan agar pembaca yang sedang memahami konsep Pengindraan Jauh maupun pembaca yang sudah lanjut bisa menerapkan prinsip yang diperlukan untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan menganalisis fitur di permukaan bumi berdasarkan fisis yang terekam oleh sensor satelit. Metode pendeteksian secara manual, automasi, dan kombinasi keduanya disampaikan agar pembaca bisa menggunakannya sesuai keperluan. Teknik analisis citra secara visual, digital, dan kombinasi dijelaskan dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya.

Teknologi Pertahanan dan Keamanan

Hak Cipta
Super Aritmatika Permainan Edukasi Matematika

Super Aritmatika adalah permainan edukasi berbasis aplikasi mobile dengan sistem operasi Android tentang matematika khususnya materi perkalian dasar yang menekankan konsep penjumlahan berulang. Super Aritmatika dirancang untuk siswa sekolah dasar guna membantu siswa belajar perkalian. Berbeda dengan mobile game matematika bertema perkalian pada umumnya, Super Aritmatika menyajikan permainan bertema perkalian dengan konsep penjumlahan berulang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu, Super Aritmatika menyajikan persoalan matematika secara tematik dengan tema petualangan menelusuri tata surya sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna kepada siswa.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
Panduan Pengambilan Data Penggunaan Antibiotik di Puskesmas Wilayah Kota Bandung

Panduan ini disusun sebagai bentuk instrumen penelitian yang dapat membantu peneliti lainnya dalam melakukan pendataan penggunaan antibiotik di puskesmas.

Pangan dan Kesehatan

Hak Cipta
VIDEO PEMBELAJARAN KARSA DESA: Model Rajutan Pembelajaran Karakter Lingkungan Binaan Kolaborasi Universitas dan Komunitas bagi Pembelajaran Sekolah Dasar di Desa

Terlampir dalam https://youtu.be/8CRo6T7aJ5Y Ciptaan merupakan sebuah video berisi metode pembelajaran yang melibatkan Pengajar Universitas, Mahasiswa (dengan beragam latar belakang keilmuan), dan Pengajar tingkat Sekolah Dasar. Lokasi pelakasaan, dilakukan di Desa Jatisura, Kec. Jatiwangi Majalengka dengan target pembelajaran adalah Siswa tingkat Sekolah Dasar. Video akan diunggah pada platform yang bisa diakses masyarakat (Youtube) dengan subtitle berbahasa Inggris dan Indonesia (untuk dialog dalam Bahasa sunda). Mengingat manfaatnya bagi masyarakat pedesaan dan pembelajaran mahasiswa, video ini diharapkan, dapat menjadi inspirasi dan memicu semangat yang sama di tempat atau universitas lain. Model pembelajaran Karsa Desa disusun dengan pertimbangan bahwa karekter lokal bisa menjadi potensi bagi pembangunan desa. Di beberapa desa muncul komunitas untuk mengangkat karakter desa dan menjadikannya modal budaya bagi pengembangan desa. Watak komunitas mendorong terbangunnya relasi?relasi yang lebih luas, mendorong aneka aktivitas kreatif berbasis karakter desa, dan membuat orang untuk mengunjungi dan belajar di desa. Pembelajaran Karsa Desa dirancang dengan menempatkan civitas universitas (dosen dan mahasiswa) dalam pembelajaran tentang karakter desa bagi siswa Sekolah Dasar di suatu desa. Model pembelajaran dengan melibatkan Sekolah Dasar dipilih dengan pertimbangan bahwa usaha untuk menanamkan karakter lokal desa sebagai potensi pembangunan merupakan usaha jangka panjang. Dengan menanamkan pengetahuan ini kepada siswa-siswa Sekolah Dasar, diharapkan pengetahuan tentang karakter desa bisa memberikan dampak bagi cara berpikir dan sikap siswa dalam proses perjalanan dan pengembangan diri untuk masa depan. Pembelajaran Karsa Desa dikembangkan dengan pendekatan “rajutan pembelajaran†(learning assemblages), di mana bukan diharapkan terjadi relasi pembelajaran secara mutual antara civitas universitas dengan komunitas dan guru Sekolah Dasar di Desa. Pihak civitas universitas bisa berkontribusi dengan memberikan kerangka kerja (framework) untuk memetakan pengetahuan lokal yang dipunyai oleh komunitas dan guru Sekolah Dasar untuk disampaikan kepada siswa?siswa Sekolah Dasar. Sebaliknya, temuan?temuan yang diperoleh saat komunitas dan guru Sekolah Dasar menyampaikan pengetahuan tersebut bisa menjadi sumber pengembangan pengatahuan oleh universitas. Dengan semangat ini, maka pembelajaran Karsa Desa yang melibatkan mahasiswa bisa menjadi model bagi integrasi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat oleh universitas berkolaborasi dengan komunitas dan guru Sekolah Dasar di Desa

Industri Kreatif

Hak Cipta
PEMBELAJARAN KARSA DESA: Model Rajutan Pembelajaran Karakter Lingkungan Binaan Kolaborasi Universitas dan Komunitas bagi Pembelajaran Sekolah Dasar di Desa

Model pembelajaran Karsa Desa disusun dengan pertimbangan bahwa karekter lokal bisa menjadi potensi bagi pembangunan desa. Di beberapa desa muncul komunitas untuk mengangkat karakter desa dan menjadikannya modal budaya bagi pengembangan desa. Watak komunitas mendorong terbangunnya relasi?relasi yang lebih luas, mendorong aneka aktivitas kreatif berbasis karakter desa, dan membuat orang untuk mengunjungi dan belajar di desa. Pembelajaran Karsa Desa dirancang dengan menempatkan civitas universitas (dosen dan mahasiswa) dalam pembelajaran tentang karakter desa bagi siswa Sekolah Dasar di suatu desa. Model pembelajaran dengan melibatkan Sekolah Dasar dipilih dengan pertimbangan bahwa usaha untuk menanamkan karakter lokal desa sebagai potensi pembangunan merupakan usaha jangka panjang. Dengan menanamkan pengetahuan ini kepada siswa-siswa Sekolah Dasar, diharapkan pengetahuan tentang karakter desa bisa memberikan dampak bagi cara berpikir dan sikap siswa dalam proses perjalanan dan pengembangan diri untuk masa depan. Pembelajaran Karsa Desa dikembangkan dengan pendekatan rajutan pembelajaran (learning assemblages), di mana bukan diharapkan terjadi relasi pembelajaran secara mutual antara civitas universitas dengan komunitas dan guru Sekolah Dasar di Desa. Pihak civitas universitas bisa berkontribusi dengan memberikan kerangka kerja (framework) untuk memetakan pengetahuan lokal yang dipunyai oleh komunitas dan guru Sekolah Dasar untuk disampaikan kepada siswa?siswa Sekolah Dasar. Sebaliknya, temuan?temuan yang diperoleh saat komunitas dan guru Sekolah Dasar menyampaikan pengetahuan tersebut bisa menjadi sumber pengembangan pengatahuan oleh universitas. Dengan semangat ini, maka pembelajaran Karsa Desa yang melibatkan mahasiswa bisa menjadi model bagi integrasi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat oleh universitas berkolaborasi dengan komunitas dan guru Sekolah Dasar di Desa

Industri Kreatif

Hak Cipta
Program Identifikasi Operator pada Stasiun Kerja

iPow merupakan implementasi teknologi Internet of Things pada kWh meter untuk mencatat dan mengolah data penggunaan listrik di industri serta menampilkannya pada aplikasi Android. Pada sistem iPow, kWh meter akan mengambil dan mencatat data penggunaan listrik melalui sumber tiga fasa dan mengirimkannya ke Raspberry Pi sebagai Single Board Computer. Raspberry Pi berfungsi untuk mengolah data-data tersebut sebelum dikirimkan ke cloud server. Protokol komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan data ke cloud server adalah Message Queuing Telemetry Transport (MQTT). Data penggunaan listrik ini dicatat dan dikirim setiap 10 menit Sekali. Selain itu, aplikasi iPow juga berfungsi untuk menampilkan prediksi biaya dari penggunaan listrik, melihat data-data penggunaan listrik sebelumnya, dan memberi peringatan terhadap parameter listrik yang tidak sesuai standar.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
Batik Flowermoon Motif Ayam Jago Fauna Mataram Kuno

Riset PPMU Lasem 2021 memberi perhatian besar pada kualitas hidup penghuni Lasem (artisan batik, pengusaha batik, dan masyarakat dari berbagai profesi yang tinggal disana), tema Well Being pada riset tersebut seiring dengan kesadaran untuk hidup lebih baik dan sehat yang dicanangkan dalam konsep Sustainable Development Goals. Untuk riset lanjutan pada tahun 2022, maka fokus perhatian pada kualitas lingkungan binaan menjadi utama seiring temuan riset 2021 yang menemukan bahwa lingkungan binaan adalah salah satu syarat untuk hidup yang lebih baik. Untuk itu, maka PPMU 2022 akan mengusung tema kajian elemen desain perkotaan terkait persiapan penetapan Kawasan Cagar Budaya Nasional Lasem dan telaah upaya penyelesaian masalah limbah batik, serta turut mendukung program SDGS - untuk masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik. Sebagai produk lanjutan produk sampingan penelitian maka motif fauna Candi Borobudur yaitu Ayam Jago, yang menurut Relief Binatang kura-kura menurut Balai Konservasi Borobudur (2020) beserta para peneliti senior yang tergabung didalalmnya- dianggap sebagai lambang pelepasan kehidupan duniawi ke spirtual. Pemeliharaan unggas pada era Mataram Kuno adalah bentuk kehidupan sosial masyarakat di masa tersebut. Hal yang lebih penting dari ciptaan ini merupakan cara preservasi ragam hias traditional nusantara dari ratusan tahun silam yang diadaptasikan dalam kreasi Batik, wujud penggambaran fauna serta flora di Indonesia ratusan tahun silam oleh suku bangsa. Di masa kini heritage motif ini dapat diggunkan sebagai upaya untuk melatih masyarakat pembatik untuk mencari ragam hias baru dan cara untuk menyederhanakan motif desain batik yang selama ini sangat kompleks. Upaya penyederhanaan ini juga untuk menyasar konsumen asing dari negara 4 musim yang cenderung berminat pada motif yang lebih sederhana. Hal lain tujuan pengajuan hak cipta ini untuk mellindungi artisan batik traditional, upaya mencegah penggunanaan motif ini untuk pengusaha skala besar atau multi national batik.

Industri Kreatif

Hak Cipta
Batik Flowermoon Motif Kura-kura Fauna Mataram Kuno

Riset PPMU Lasem 2021 memberi perhatian besar pada kualitas hidup penghuni Lasem (artisan batik, pengusaha batik, dan masyarakat dari berbagai profesi yang tinggal disana), tema Well Being pada riset tersebut seiring dengan kesadaran untuk hidup lebih baik dan sehat yang dicanangkan dalam konsep Sustainable Development Goals. Untuk riset lanjutan pada tahun 2022, maka fokus perhatian pada kualitas lingkungan binaan menjadi utama seiring temuan riset 2021 yang menemukan bahwa lingkungan binaan adalah salah satu syarat untuk hidup yang lebih baik. Untuk itu, maka PPMU 2022 akan mengusung tema kajian elemen desain perkotaan terkait persiapan penetapan Kawasan Cagar Budaya Nasional Lasem dan telaah upaya penyelesaian masalah limbah batik, serta turut mendukung program SDGS - untuk masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik. Sebagai produk lanjutan produk sampingan penelitian maka motif fauna Candi Borobudur yaitu Kura-kura, yang menurut Relief Binatang kura-kura menurut Balai Konservasi Borobudur (2020) dianggap sebagai lambang bumi, keabadian, dan umur panjang. Hal yang lebih penting dari ciptaan ini merupakan cara preservasi ragam hias traditional nusantara dari ratusan tahun silam yang diadaptasikan dalam kreasi Batik, wujud penggambaran fauna di Indonesia ratusan tahun silam oleh suku bangsa. Di masa kini heritage motif ini dapat diggunkan sebagai upaya untuk melatih masyarakat pembatik untuk mencari ragam hias baru dan cara untuk menyederhanakan motif desain batik yang selama ini sangat kompleks. Upaya penyederhanaan ini juga untuk menyasar konsumen asing dari negara 4 musim yang cenderung berminat pada motif yang lebih sederhana. Hal lain tujuan pengajuan hak cipta ini untuk mellindungi artisan batik traditional, upaya mencegah penggunanaan motif ini untuk pengusaha skala besar atau multi national batik.

Industri Kreatif

Hak Cipta