Klaster
Program Spektroskopi Reflektansi untuk Identifikasi Mineral Berbasis Pencocokan Pustaka Spektral
Program ini merupakan sistem analisis spektroskopi reflektansi berbasis komputer yang dirancang untuk identifikasi mineral secara otomatis menggunakan data spektrum reflektansi pada rentang panjang gelombang 350–2500 nm. Program membaca data dari instrumen spektroradiometer lapangan dalam format biner maupun teks terstruktur, kemudian menjalankan tahapan pra-pemrosesan dan pemrosesan spektral reflektansi. Identifikasi mineral dilakukan melalui empat algoritma pencocokan spektral yang berjalan secara terintegrasi: Spectral Angle Mapper (SAM), Spectral Information Divergence (SID), continuum removal-feature matching, dan Linear Spectral Unmixing (LSU). Program juga mengekstraksi parameter diagnostik pita absorpsi, termasuk posisi panjang gelombang, kedalaman relatif, dan lebar pita pada setengah tinggi dari spektrum tanpa kontinum untuk mendukung interpretasi mineralogi semi-kuantitatif hingga kuantitatif. Hasil analisis diekspor secara otomatis ke dalam format CSV dan laporan PDF. Sistem diimplementasikan dengan arsitektur modular yang memisahkan modul logika inti dari antarmuka pengguna, dengan mekanisme background processing untuk menjaga responsivitas selama analisis berlangsung.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Gim Transmission Ecosystem
Gim Transmission Ecosystem dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif yang bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami konsep-konsep dalam mata kuliah Elektromagnetika dengan cara yang lebih aplikatif dan menarik. Melalui simulasi dan tantangan berbasis skenario dunia nyata, mahasiswa dapat mengeksplorasi bagaimana medan elektromagnetik bekerja dalam sistem transmisi. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga memahami relevansi dan penerapan langsungnya di berbagai bidang teknologi.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
ZTD2PWV
ZTD2PWV is free software developed in Fortran for converting zenith total delays (ZTD) to precipitable water vapor (PWV). This program requires two main inputs, namely tropospheric products in a standard IGS format and meteorological data containing pressure, temperature, and weighted mean temperature. Additionally, users also need to provide station coordinates. The program will read ZTD products from GNSS data analysis and convert them to PWV using meteorological data.
Infrastruktur dan Kebencanaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi
Simulasi dan Pemodelan Komparatif Konsekuensi Ledakan Berbasis TNT Equivalent
Ledakan pada fasilitas proses dan penyimpanan bahan berbahaya dapat menimbulkan konsekuensi katastropik dalam waktu sangat singkat, sehingga penetapan jarak aman memerlukan metode screening yang cepat, transparan, dan dapat ditelusuri. Pendekatan beresolusi tinggi seperti computational fluid dynamics (CFD) dan perangkat lunak komersial berbasis model integral mampu memberikan representasi fisik yang lebih rinci, tetapi membutuhkan data masukan yang ekstensif, waktu komputasi yang lebih besar, dan akses lisensi. Sebaliknya, metode empiris berbasis TNT equivalent lebih praktis untuk estimasi awal, namun dalam praktiknya masih sering diterapkan secara manual, terpisah antarkorelasi, dan belum terintegrasi dengan visualisasi zona bahaya yang mudah diinterpretasikan. Kondisi ini menyebabkan pembandingan hasil, keterlacakan perhitungan, dan penurunan konsekuensi terhadap kerusakan struktural maupun cedera manusia belum tersusun secara sistematis dalam satu platform dengan asumsi yang seragam. Kebutuhan akan alat bantu yang mampu menyatukan perhitungan, validasi, dan visualisasi dalam satu alur yang konsisten menjadi dasar pengembangan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan membangun platform simulasi berbasis web yang mengotomasi alur perhitungan TNT equivalent mulai dari inventori dan jarak evaluasi hingga keluaran konsekuensi ledakan. Platform menghitung massa bahan, energi total, massa ekuivalen TNT, scaled distance (Zₑ), scaled overpressure (Pₛ), dan peak side-on overpressure (Pₒ) menggunakan tiga korelasi empiris, yaitu Crowl dan Louvar, Alonso, dan Sadovski, dalam asumsi yang diseragamkan. Keluaran yang dihasilkan meliputi log perhitungan yang dapat ditelusuri, kurva Pₒ–R, kurva Pₛ–Zₑ, klasifikasi konsekuensi berbasis Risk Damage (RD) dan Risk Injury (RI), serta peta kontur zona bahaya untuk mendukung interpretasi awal jarak aman. Validasi dilakukan pada dua kelompok bahan, yaitu amonium nitrat (AN) dan hidrogen (H₂). Untuk studi kasus AN digunakan kejadian Beirut 2020 dan Tianjin 2015. Pada Beirut, nilai Pₒ pada 300 m yang diprediksi oleh Crowl dan Louvar, Alonso, dan Sadovski berturut-turut sebesar 158,67; 120,03; dan 88,244 kPa, kemudian menurun pada 3000 m menjadi 5,609; 3,471; dan 3,136 kPa. Pada Tianjin, nilai Pₒ pada 300 m adalah 110,129; 85,208; dan 63,294 kPa, lalu menurun pada 3000 m menjadi 4,702; 2,848; dan 2,595 kPa. Hasil tersebut menunjukkan pola yang konsisten bahwa Crowl dan Louvar memberikan prediksi paling konservatif, Alonso berada pada tingkat menengah, dan Sadovski cenderung menghasilkan nilai paling rendah. Untuk validasi hidrogen, digunakan dataset eksperimen ledakan Type-IV pressure vessel bursts (PVBs) pada rentang sensor 6–18 m sebagai skenario eksperimen. Alonso memberikan kinerja terbaik dengan MAE 6,006 kPa dan R² 0,999, sedangkan Crowl dan Louvar serta Sadovski menghasilkan MAE 18,136 kPa dengan R² 0,985 dan MAE 17,164 kPa dengan R² 0,993. Selain itu, dilakukan plausibility check terhadap insiden Gangneung 2019 menggunakan muatan ekuivalen sekitar 50 kg TNT. Pada skenario ini, prediksi Pₒ pada 15 m berada pada rentang 51,1–87,1 kPa, sedangkan pada 100 m berada pada rentang 3,59–6,36 kPa. Hasil transfer penskalaan dari skenario eksperimen PVBs ke Gangneung juga menunjukkan konsistensi numerik internal dengan deviasi sekitar −0,27% hingga 0,10%. Pemetaan ambang RD dan RI menunjukkan bahwa keluaran platform tidak hanya memberikan nilai overpressure, tetapi juga dapat digunakan sebagai interpretasi kuantitatif terhadap tingkat kerusakan struktural dan cedera manusia. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa platform yang dikembangkan mampu menyediakan screening konsekuensi ledakan yang kuantitatif, transparan, reproduktif, dan mudah ditelusuri, sekaligus memfasilitasi perbandingan tingkat konservatisme antarkorelasi serta mendukung penentuan jarak aman awal pada skenario AN dan H₂. Dengan demikian, platform ini dapat digunakan sebagai alat bantu analisis awal yang sistematis pada evaluasi bahaya ledakan berbasis TNT equivalent.
Infrastruktur dan Kebencanaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi
Simulasi Produksi Garam Air Laut Rakyat
Produksi garam rakyat sangat bergantung pada kondisi meteorologi dan pengelolaan konsentrasi larutan (brine) yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat simulasi produksi garam air laut berbasis Macro VBA Excel dengan mengintegrasikan data geografis spesifik wilayah Suranenggala, Cirebon, dan data cuaca real-time dari NASA POWER periode Agustus hingga September 2025. Simulasi ini mencakup pemodelan laju penguapan dan perubahan kadar garam melalui sembilan tahapan kolam, mulai dari kolam purifikasi, tujuh kolam pemekatan, hingga kolam kristalisasi. Parameter lingkungan seperti radiasi matahari, kelembapan, temperatur, dan kecepatan angin dianalisis pengaruhnya terhadap efisiensi evaporasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan angin merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi laju penguapan dibandingkan temperatur udara. Berdasarkan hasil simulasi empat skenario target kadar garam, ditemukan bahwa pengaturan target konsentrasi yang tepat pada setiap kolam secara signifikan dapat mempersingkat durasi produksi. Skenario optimal berhasil menurunkan total waktu produksi menjadi 40 hari dengan distribusi durasi yang merata (rata-rata 5 hari per kolam). Pola distribusi yang seragam ini memungkinkan penjadwalan produksi yang lebih terukur dan efektif bagi petani garam dibandingkan skenario dengan waktu tinggal yang tidak merata. Tools simulasi ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi petani dalam melakukan optimasi lahan dan investasi ukuran kolam guna meningkatkan produktivitas garam nasional.
Pangan dan Kesehatan
VigilansTBC
Aplikasi VigilansTBC ini merupakan aplikasi pelayanan farmakovigilans apoteker berbasis web yang dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan pelayanan kefarmasian pada pasien tuberkulosis (TBC) secara terstruktur dan terdokumentasi. Aplikasi dirancang sebagai sarana digital untuk membantu apoteker dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan data pelayanan kepada pasien secara sistematis dan mudah diakses. Aplikasi ini memiliki fitur utama edukasi, farmakovigilans, forum diskusi, berita terkini dan rekam farmakovigilans. Fungsi utama aplikasi meliputi pencatatan, penilaian, dan pendokumentasian Adverse Drug Reactions (ADRs) yang terjadi pada pasien TBC. Sistem ini dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna sehingga dapat digunakan secara efektif oleh apoteker dalam praktik pelayanan sehari-hari. Aplikasi VigilansTBC ini merupakan karya orisinal dalam bentuk program komputer yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan peran apoteker dalam pelayanan farmakovigilans pada pasien TBC melalui pemanfaatan teknologi informasi, serta dapat digunakan sebagai sarana pendukung praktik profesional apoteker di fasilitas pelayanan kesehatan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Sistem Prediksi Bahaya Squeezing pada Terowongan Dalam dengan Mengintegrasikan SHP Chart dan Machine Learning
Sistem ini dikembangkan sebagai metode prediksi potensi squeezing pada terowongan bawah tanah dengan mengintegrasikan pendekatan empiris menggunakan squeezing hazard prediction chart atau SHP Chart dan machine learning. Metode empiris yang selama ini memiliki keterbatasan input dan akurasi rendah pada kondisi tertentu, dipadukan dengan machine learning untuk memberikan pengaruh multiparameter serta probabilitas aktual berdasarkan data historis. Mekanisme utama yang diusulkan dalam sistem ini adalah Threshold-Based Feature Engineering, yang mengubah parameter Competence Factor (CF) dan Support Capacity Factor (SCF) menjadi fitur jarak threshold, serta Dual-Layer Consensus Framework yang mengintegrasikan prediksi berbasis fisika dan machine learning. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan akurasi prediksi potensi squeezing pada terowongan. Fitur threshold distance, sebagai representasi nilai empiris, memberikan kontribusi sebesar 37% dalam pengambilan keputusan oleh model machine learning. Evaluasi model menghasilkan Out-of-Bag score sebesar 85,82%, Cross-Validation sebesar 86,29% ± 5,30%, dan Test Accuracy sebesar 91,18%. Dengan pendekatan ini, sistem mampu memprediksi kondisi squeezing pada berbagai jenis batuan dan kedalaman, sehingga dapat diimplementasikan secara luas di industri pertambangan dan konstruksi terowongan.
Infrastruktur dan Kebencanaan
WaveInsight-SIFWI
WaveInsight adalah aplikasi pemodelan bawah permukaan berbasis cloud computing yang dapat diakses melalui website application maupun secara lokal pada komputer Desktop. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi Source Independent Full Waveform Inversion (SIFWI) untuk menghasilkan pemodelan bawah permukaan yang akurat, komprehensif, dan robust. SIFWI lebih akurat dan robust dalam memberikan citra bawah permukaan karena tidak bergantung pada wavelet sumber. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung kegiatan pembelajaran serta proyek-proyek pemodelan bawah permukaan berskala sederhana hingga menengah, khususnya dengan pendekatan Full Waveform Inversion (FWI). Tujuan utama pengembangan aplikasi ini adalah memberikan kemudahan dalam alur kerja FWI melalui antarmuka grafis (Graphical User Interface / GUI) yang sederhana dan mudah dipahami. Aplikasi ini menawarkan proses yang ringkas namun menyeluruh. Berbagai fitur dasar untuk pengolahan data dan pemodelan telah tersedia secara langsung, tanpa memerlukan perangkat lunak tambahan. Kebaruan utama dari aplikasi ini terletak pada implementasi metode Source Independent Full Waveform Inversion (SIFWI) [Zhang et al., 2016; Winardhie et al., 2024], yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Julia dengan keunggulan efisiensi komputasi.
Rekayasa Transportasi dan Energi
Web-based mHealth: Kardioku
Kardioku merupakan sebuah layanan mobile health (mHealth) yang berbasis website dengan tujuan membantu manajemen diri dan monitoring terapi pasien penyakit jantung koroner. Fitur yang terdapat pada website antara lain, edukasi, kondisi kesehatan, pengingat minum obat, forum diskusi, dan peta lokasi fasilitas kesehatan atau rumah sakit terdekat pada keadaan darurat.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Apabila terdapat pihak yang berminat melakukan komersialisasi Kekayaan Intelektual, dipersilakan untuk menghubungi Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi.