Klaster

Perhitungan Analisis Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) Berbasis Economic Value of Equity, Net Interest Income, dan Skenario Suku Bunga

Program ini merupakan kode program berbasis Python untuk membantu proses pengolahan data IRRBB. Program membaca data posisi perbankan, kemudian menghasilkan cash flow, perhitungan nilai kini, sensitivitas EVE, sensitivitas NII, NII berbasis CBS, serta ringkasan outlier test berbasis Modal Utama/Tier 1. Program mencakup proses pembentukan cash flow untuk produk yang teridentifikasi di kode sebagai CASA, deposito/bullet, kredit/KPR, penempatan, dan surat berharga. Program juga mencakup interpolasi yield curve, fitting Nelson-Siegel, penerapan skenario shock suku bunga, pembentukan output Excel multi-sheet, dan pembuatan grafik yield curve.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
GEODESK- Integrated Workdesk for Reclamation Monitoring

GeoDesk adalah platform dashboard berbasis web yang dirancang untuk pemantauan reklamasi lahan pascatambang secara otomatis dan efisien. Dikembangkan oleh tim mahasiswa Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika ITB, platform ini memanfaatkan citra satelit Sentinel-2 dan integrasi Google Earth Engine untuk menghasilkan analisis geospasial yang objektif tanpa memerlukan instalasi perangkat lunak GIS tambahan. Sistem ini menyediakan serangkaian fitur analisis terintegrasi, meliputi perhitungan indeks vegetasi (NDVI, NDWI, NDDI), analisis deret waktu, penilaian keberhasilan reklamasi melalui Success Map, serta prediksi nilai NDVI berbasis regresi linier. Area reklamasi dapat didefinisikan melalui unggahan file spasial (Shapefile, GeoJSON, KML) maupun digitasi manual pada peta interaktif. Hasil analisis diklasifikasikan ke dalam empat kelas keberhasilan: Poor, Moderate, Recovering, dan Successful, yang dibandingkan terhadap referensi hutan alami di sekitar area reklamasi. Seluruh hasil dapat diekspor dalam format GeoTIFF, CSV, maupun PDF sebagai laporan siap pakai. Platform ini ditujukan bagi tiga kelompok pengguna utama, yaitu pemerintah selaku regulator, perusahaan tambang, dan konsultan lingkungan, dengan tujuan mempercepat evaluasi reklamasi, mengurangi ketergantungan pada survei konvensional, serta mendukung pengambilan keputusan pengelolaan lingkungan pascatambang secara lebih sistematis.

Infrastruktur dan Kebencanaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
Web Aplikasi Sistem BPM Ambidexterity Assessment

Sistem ini dirancang untuk membantu Anda mengevaluasi sejauh mana bisnis Anda mampu menyeimbangkan efisiensi kerja dan inovasi baru.

Industri Kreatif, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
Web GIS Estimasi Stok Karbon pada Sektor Hutan Berbasis Penginderaan Jauh

Aplikasi Web GIS Estimasi Stok Karbon pada Sektor Hutan Berbasis Penginderaan Jauh merupakan platform berbasis peta interaktif yang dirancang secara komprehensif untuk menghitung, memvisualisasikan, dan menganalisis distribusi stok karbon hutan. Platform ini dikembangkan sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak dalam pemantauan cadangan karbon hutan, khususnya dalam mendukung komitmen Indonesia terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca melalui sektor kehutanan. Aplikasi ini mengintegrasikan tiga metode perhitungan utama yang diakui secara ilmiah, yakni IPCC 2019, KLHK (National Forest Inventory), dan Literature berbasis NDVI. Ketiga metode ini dapat digunakan secara bersamaan maupun independen sebagai bahan komparasi, sehingga pengguna dapat memperoleh gambaran yang lebih holistik dan komprehensif mengenai kondisi stok karbon di kawasan hutan yang dikaji. Dengan menggunakan data penginderaan jauh dari citra satelit Landsat serta data spasial resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), aplikasi ini mampu menyajikan informasi stok karbon dalam rentang waktu 2015 hingga 2024. Hal ini memungkinkan analisis dinamika perubahan karbon hutan secara temporal, yang sangat berguna bagi para pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan berbasis data terkait pengelolaan dan konservasi hutan. Dokumen Manual Book ini disusun untuk memandu pengguna dalam memahami dan mengoperasikan setiap fitur serta metodologi yang tersedia dalam Web GIS, mulai dari fitur Carbon, Konservasi, hingga Statistik.

Infrastruktur dan Kebencanaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
Educational Game “POLICAREDU”

Educational Game “POLICAREDU” Abstrak Educational game (EG) PolicarEDU merupakan permainan edukasi yang memberikan materi pembelajaran polifarmasi dan caregiver geriatri untuk mahasiswa farmasi. Sepengetahuan kami, EG ini merupakan EG yang pertama di Indonesia yang bertema polifarmasi dan caregiver pada geriatri untuk mahasiswa farmasi. EG ini dikembangkan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Analisis kebutuhan dilakukan pada penelitian sebelumnya yang memberikan hasil bahwa pengetahuan polifarmasi dan caregiver pada mahasiswa farmasi di Indonesia masih rendah. Selain itu, hasil penelitian lain yang menyebutkan diperlukan pedagogi lain untk memenuhi kebutuhan pengetahuan mahasiswa farmasi terkait geriatri. Desain dilakukan dengan “flat and clear design” dengan menggunakan font Poppins sehingga memudahkan. EG PolicarEDU dibuat di platform Genially®. ®. Genially® merupakan platform edukasi berbasis web app yang berbasis cloud. Platform ini dipilih karena kemudahan penggunaan, juga akses dan responnya di perangkat desktop maupun smartphone, sehingga memudahkan mahasiswa dalam penggunaannya dan pengalaman belajarnya. Permainan escape room, terdiri dari Drag and Drop, Word Search, Find and Click dan Branching Scenario. Educational game ini dinilai oleh 3 orang pakar game dan 3 orang pakar Pendidikan farmakologi dari segi game dan kontennya. PolicarEDU ini juga dinilai player experience dan usability oleh user dalam hal ini 21 orang mahasiswa dan 8 dosen farmasi menggunakan model MEEGA+ (Method for the Evaluation of the Quality of Games for Computing Education). Implementasi learning experience di kelas juga dilakukan di 3 kelas dengan 71 orang responden. Hasilnya adalah EG PolicarEDU ini dinilai menarik dan semua nilai pascates naik, walaupun secara statistik tidak semua item pertanyaan bernilai signifikan.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
Tina dan Si Tibi

Buku ini mengajak anak-anak mengenal tuberkulosis (TB) dengan cara yang menyenangkan. Kisahnya menekankan bahwa TB bisa disembuhkan jika diobati dengan benar dan tuntas, serta pentingnya dukungan keluarga, teman, dokter dan apoteker dalam proses pemulihan. Dengan pesan tentang keberanian, disiplin minum obat, dan semangat untuk sehatdengan menyadari bahwa setiap usaha kecil membawa mereka lebih dekat menuju kesembuhan, buku ini menjadi sahabat kecil yang membantu anak-anak memahami kesehatan diri sekaligus memberi harapan bagi mereka yang berjuang melawan TB. Buku ini juga dapat menguatkan keluarga dan pendamping agar selalu memberikan dukungan terbaik bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan TB

Pangan dan Kesehatan

Hak Cipta
Aku kan sehat, kenapa harus minum obat?

Aldi adalah anak ceria yang selalu bersemangat menjalani hari. Suatu hari, ayah Aldi jatuh sakit dan harus menjalani pengobatan. Aldi pun ikut diperiksa. Meski dinyatakan sehat, Aldi tetap diminta untuk minum obat sampai habis. Aldi bingung, mengapa harus minum obat jika tidak sakit?

Pangan dan Kesehatan

Hak Cipta
BUILDING A MIND FOR MACHINES: FIVE ORGANS, FOUR LAYERS, ONE HUMAN PURPOSE

Version 1.4 of this book was shared widely across engineering programs in Southeast Asia throughout the first half of 2026. The feedback was consistent: the framework was clear, the story compelling, but readers wanted depth. They wanted more equations, more code, more Indonesian context, and above all, a rigorous treatment of the cross-layer interactions that turn five technologies into one intelligent system. Version 2.0 answers that call. Every chapter has been substantially expanded. New subsections treat subjects that v1.4 only hinted at: the Viable System Model as a formal ancestor of the layer architecture, Physics-Informed Neural Networks in engineering detail, the Lakehouse architecture pattern for big data, privacy-preserving analytics under Indonesia's UU PDP No. 27/2022, and a Smart System Maturity Model for practitioners who need a roadmap from sensors-and-dashboards to genuinely intelligent operations. Two new appendices have been added. Appendix E introduces the Smart System Maturity Model — a five-level scale analogous to CMM, but designed specifically for the four-layer architecture. Appendix F provides a protocol selection framework that resolves, with decision trees and worked examples, one of the most common practical questions: which IoT protocol do I use, and where in the stack does it live? The running examples remain the same: the chemical reactor, the smart port, the hospital emergency department. But each has been extended with quantitative scenarios that readers can reproduce. Where v1.4 described what the 3 | Building a Mind for Machines system would do, v2.0 shows the equations and code behind the description. The core argument has not changed. Smart systems are not collections of technologies — they are architectures of purpose. The four-layer model exists to ensure that purpose, expressed in human language at Layer 4, survives its translation into equations at Layer 3, state variables at Layer 2, and electrons at Layer 1. That survival is never automatic. It requires deliberate design, and this book is a guide to that design.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
LEARNING IN THE SMART SYSTEM ERA: A NEW ARCHITECTURE FOR EDUCATION

Education stands at a crossroads. For centuries, the dream of personalized, mastery-based learning for every child has been thwarted by the constraints of space, time, and scarce resources. Today, those constraints are no longer necessary. The technologies exist to give every student a 24/7 AI tutor, to model each learner’s understanding in real time, and to make mastery—rather than ranking—the norm. But technology alone does not make learning smart. Without a coherent architecture and an unwavering commitment to human purpose, “smart learning” becomes just another layer of shiny tools on an unchanged system. Learning in the Smart System Era offers that architecture. Drawing on the 4-Layer Smart System Paradigm originally developed for industrial systems, Ary Setijadi Prihatmanto and colleagues show how IoT, Digital Twins, Artificial Intelligence, Human-Computer Interaction, and Big Data can be organized into a learning organism that senses, models, decides, and acts—all under the strategic direction of teachers, parents, and learners themselves. The book reimagines the five pillars of education—Curriculum, Pedagogy, Assessment, Credentialing, and Administration— and adds a sixth, Ethics and Safety, to ensure that the smart learning system serves human flourishing rather than undermines it. Learning in the Smart System Era | 5 Through vivid narratives, rigorous engineering, and a deep respect for the timeless act of teaching and learning, this book provides a blueprint for educators, policymakers, technologists, and anyone who believes that education’s highest purpose is the formation of wise, capable, and ethical human beings. The smart system is a mirror; what we see in it, and what we choose to do with what we see, is up to us.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta