Klaster
Panduan Perangkat Mitigasi Bencana Berbasis Pengetahuan Lokal Masyarakat Bukatanah Kota Bandung
BUANA (Bukatanah Sadar Bencana) adalah seperangkat alat mitigasi berbasis pengetahuan lokal masyarakat Bukatanah, Kota Bandung, yang dirancang untuk menghadapi potensi gempa Sesar Lembang. Dikembangkan oleh Design Ethnography Lab FSRD ITB, BUANA menerjemahkan kearifan sehari-hari menjadi pedoman praktis melalui bahasa yang akrab, visual yang jelas, dan prosedur yang teruji—mendorong literasi risiko serta tindakan kolektif yang bermartabat. Toolkit ini mencakup: flyer berisi anjuran dan alur mitigasi, poster untuk ruang komunal, gantungan kunci sebagai pengingat mikro sehari-hari, sarung sebagai medium kultural yang menyisipkan pesan ringkas, stiker sensus penduduk untuk pemetaan kesiapsiagaan tingkat RT/RW, dan stiker umum untuk kampanye luas. Keseluruhan medium membentuk sistem komunikasi risiko yang saling melengkapi—dari rumah ke ruang publik—guna memperkuat kewaspadaan, mempercepat respons, dan meneguhkan solidaritas komunitas.
Infrastruktur dan Kebencanaan
Sadulur Web
UMKM di Indonesia menghadapi tantangan yang terus-menerus dalam literasi digital, adopsi teknologi, pembiayaan, dan pengembangan kapasitas, yang menghambat daya saing dan pertumbuhan jangka panjang mereka. Platform coaching digital telah muncul sebagai mekanisme efektif untuk mendukung UMKM dalam meningkatkan praktik bisnis dan memperkuat pengambilan keputusan. Program inovasi ini berfokus pada pengembanganperluasan aplikasi mobile Sadulur menjadi platform web yang lebih mudah diakses. Versi web ini mengintegrasikan fitur inti seperti modul pelatihan, saluran interaksi sosial, dan alat penilaian, sekaligus memperkenalkan dashboard pemantauan dan evaluasi untuk Program Dampak Sosial SBM ITB di Cirata. Komponen utama dashboard, termasuk pelacakan dampak dan pengukuran SROI, saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Dengan meningkatkan aksesibilitas dan mengintegrasikan fitur evaluasi sistematis, platform web Sadulur bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, memperkuat proses pelatihan UMKM, dan mendukung hasil pengembangan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Sistem Informasi Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ver 1.0
Sistem Informasi Geospasial Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa berbasis web dan android merupakan sistem informasi yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan data yang terintegrasi terkait penghayat kepercayaan, organisasi, penyuluh, dan lokasi kegiatan (sasana sarasehan). Produk yang dihasilkan berupa aplikasi berbasis Android untuk pengumpulan data dan Geo-Dashboard berbasis web untuk visualisasi data. Data yang digunakan adalah data Kepercayaan terhadap Tuhan YME yang diperoleh dari Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI). Adapun dalam proses realisasi produk, akan digunakan React Native untuk frontend dan Node.js untuk backend pada pembangunan sistem aplikasi android. Sementara pada pembangunan Geo-Dashboard akan digunakan HTML, CSS, dan JavaScript untuk frontend serta GeoServer dan Django untuk backend. Sistem ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan hak-hak sipil penghayat kepercayaan serta memberikan manfaat yang inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat Indonesia
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Penerapan Ilmu Kimia dalam Bidang Kosmetik: Panduan Praktikum Analisis Kualitatif, Kuantitatif dan Visualisasi Struktur Senyawa Rhodamin B untuk Siswa SMA
Modul “Penerapan Ilmu Kimia dalam Bidang Kosmetik: Panduan Praktikum Analisis Kualitatif, Kuantitatif dan Visualisasi Struktur Senyawa Rhodamin B untuk Siswa SMA ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memperkenalkan konsep dan aplikasi kimia lingkungan kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui praktikum sederhana. Rhodamin B (Rh B), pewarna sintetis merah terang, menjadi sorotan utama yang dibahas dalam modul ini. Keberadaannya dalam lipstik tanpa izin edar sangatlah berbahaya, karena sifatnya yang toksik dan karsinogenik, mengingat lipstik mudah tertelan. Oleh karena itu, modul ini hadir untuk membahas secara detail cara analisis kualitatif dan kuantitatif Rhodamin B (Rh B). Dengan penjelasan yang ringkas dan mudah dipahami, kami berharap modul ini dapat menjadi panduan praktis yang bermanfaat, khususnya dalam memastikan keamanan produk dan melindungi kesehatan konsumen di masa mendatang. Sebagai pelengkap pembelajaran, modul ini juga memperkenalkan penggunaan perangkat lunak kimia: ChemSketch. ChemSketch membantu siswa menggambar struktur molekul secara digital. Integrasi aplikasi ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep kimia dasar dan struktur molekul yang relevan. Modul ini dapat menjadi panduan pelatihan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar mandiri di sekolah, khususnya dalam topik analisis kuantitatif dan penerapannya dalam kehidupan nyata.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
UPFN (Underwater Particle Filter Navigation)
Program Underwater Particle Filter Navigation digunakan untuk memperkirakan posisi dan kecepatan wahana bawah air secara real-time dengan metode Particle Filter. Algoritma ini bekerja dengan menggabungkan data dari sensor IMU, DVL, Depth, dan GPS, untuk memberikan estimasi posisi dalam sistem koordinat NED (North, East, Depth).
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Analitika Prediktif Stok Karbon Mangrove berbasis Teknologi WebGIS
Transisi menuju Net Zero emission memerlukan dekarbonisasi yang cepat dan pasar karbon yang kuat, dengan meningkatnya permintaan terhadap data karbon ekosistem yang transparan dan berbasis spasial. Hutan mangrove merupakan penyerap karbon biru (blue carbon sink) yang sangat penting, namun pengelolaannya yang efektif bergantung pada sistem pemantauan yang andal. Analitika ini menunjukkan penggunaan Web-based Geographic Information System (Web GIS) untuk konservasi mangrove dan estimasi cadangan karbon dengan studi kasus Desa Pengudang, Bintan, Indonesia, dengan menggunakan klasifikasi berbasis NDVI. Platform Web GIS ini mengintegrasikan data penginderaan jauh dengan data lapangan, memungkinkan visualisasi interaktif, analisis linimasa (timelapse), dan partisipasi masyarakat. Dengan menghubungkan pemantauan ilmiah dan alat pendukung keputusan yang mudah diakses, pendekatan ini memperkuat konservasi mangrove, meningkatkan penilaian karbon biru, serta mendukung komitmen Indonesia menuju emisi nol bersih.
Infrastruktur dan Kebencanaan, Smart City, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Rekayasa Transportasi dan Energi
INPHACT (Indonesian Pharmacists’ Attitude, Knowledge, and Practice Tool)
Apoteker memiliki peran penting dalam sistem pelayanan kesehatan primer, terutama di negara berpenghasilan menengah ke bawah (LMICs) yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Peran tersebut telah berkembang dari penyiapan dan penyerahan obat (terfokus pada produk) menjadi terfokus pada pasien, yang mencakup manajemen terapi obat, promosi kesehatan, serta pencegahan penyakit (Akachukwu Obianuju Mbata et al., 2024; Hedima & Okoro, 2024). Untuk mengoptimalkan kontribusinya, diperlukan evaluasi terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik (Knowledge, Attitude, and Practice/KAP) apoteker karena ketiga aspek ini memengaruhi kualitas layanan dan efektivitas intervensi kesehatan (Wijaya et al., 2019). Kuesioner merupakan alat ukur yang umum digunakan karena efisien, mudah diterapkan pada populasi besar, serta mampu menggambarkan persepsi dan perilaku responden secara komprehensif (Awaisu et al., 2015; Hajesmaeel-Gohari & Bahaadinbeigy, 2021; Rizvi et al., 2018; Schulz & Carstens, 2020). Namun, penggunaannya memerlukan proses adaptasi, validasi, dan pengujian reliabilitas agar hasilnya akurat dan bebas dari bias (Kausar et al., 2023; Mallah et al., 2022). Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kuesioner KAP untuk apoteker komunitas masih terbatas dan umumnya berfokus pada topik tertentu seperti penggunaan antibiotik, vaksinasi, atau tuberkulosis (Au et al., 2024; B. Krishnamoorthy et al., 2024; Kausar et al., 2023). Oleh karena itu, melalui kuesioner ini yang komprehensif dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan primer di Indonesia, diharapkan dapat mengevaluasi tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik apoteker secara menyeluruh serta memberikan dasar yang kuat bagi pengembangan kebijakan, pendidikan, dan peningkatan mutu layanan farmasi di tingkat primer.
Pangan dan Kesehatan
EDUCONTEXT- APLIKASI INJEKSI KONTEKS UNTUK PEMBUATAN DATASET PENDIDIKAN BERBASIS AI
Program ini merupakan sebuah sistem yang dirancang untuk mengubah dokumen pembelajaran berbentuk PDF menjadi basis data vektor yang dapat digunakan oleh aplikasi kecerdasan buatan berbasis Retrieval. Sistem ini diberi nama Context Injection Processing Pipeline, berfungsi menyediakan proses otomatis untuk ekstraksi teks, pembersihan, pemotongan (chunking), pembuatan embedding vektor, hingga penyimpanan ke database agar dapat diakses dan digunakan oleh chatbot Bonibot. Sistem ini dikembangkan khusus untuk mendukung chatbot edukasi berbahasa Indonesia, terutama yang memanfaatkan konten buku pelajaran sekolah dasar. Program ini dikembangkan sebagai solusi untuk mempercepat digitalisasi konten buku pelajaran dan menyediakan fondasi teknis bagi sistem AI edukasi di Indonesia. Alur pemrosesan dibuat modular sehingga dapat terus berkembang untuk berbagai jenis buku dan mata pelajaran lainnya. Dokumentasi lengkap, termasuk panduan penggunaan dan deskripsi alur kerja akan disertakan sebagai bagian dari bahan pendukung pendaftaran HKI.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Masterplan Area Wisata Desa Sindangheula
masterplan kawasan wisata yang bertumpu pada potensi Bendungan Sindangheula melalui pendekatan design thinking— sebuah pendekatan yang menekankan keberlanjutan dan pemberdayaan lokal. Prosesnya melibatkan observasi lapangan, wawancara, serta analisis sosial dan spasial. Dari rangkaian tersebut lahir dokumen masterplan yang mengintegrasikan aspek pariwisata, konservasi, ekonomi lokal, dan identitas desa.
Infrastruktur dan Kebencanaan
Apabila terdapat pihak yang berminat melakukan komersialisasi Kekayaan Intelektual, dipersilakan untuk menghubungi Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi.