Klaster
PROSES EKSTRAKSI MAGNESIUM DARI TERAK PELEBURAN FERONIKEL MENGGUNAKAN BAKTERI MIXOTROF PENGOKSIDASI BESI
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses ekstraksi magnesium dari terak peleburan feronikel yang menggunakan bakteri mixotrof pengoksidasi besi dari genus Alicyclobacillus pada pH awal 3 di dalam medium Fe-broth modifikasi dengan menggunakan molase sebagai sumber karbon. Proses bioleaching selama 4 hari pada temperatur ruang (25 °C) ini memberikan persen ekstraksi mencapai 67,67% pada nilai pulp density 5% dan rentang waktu penambahan terak dan pirit selama 2 hari setelah penambahan inokulum bakteri. Selain itu, nilai selektivitas bioleaching terhadap besi yang mencapai 0,582 masih cukup menguntungkan untuk dilakukan proses pemurnian selanjutnya. Proses ini dapat diaplikasikan dalam skala besar untuk meningkatkan proses produksi magnesium secara ekonomis dan membantu proses daur ulang terak peleburan feronikel dari peleburan bijih nikel
Rekayasa Transportasi dan Energi
"METODE PRODUKSI DAN PRODUK CARBON NANOTUBES (CNTs) UNTUK ELEKTRODA KARBON DARI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT"
Invensi ini berkenaan dengan metode produksi carbon nanotubes (CNTs) untuk elektroda karbon dari limbah cair pabrik kelapa sawit. Carbon nanotubes merupakan nanokarbon berbentuk silinder yang mempunyai konduktivitas elektrik tinggi dan densitasnya hanya 1,6 g.cm-3. Aplikasi CNTs digunakan sebagai media penyimpanan energi seperti elektroda pada superkapasitor. Bahan baku pembuatan CNTs dapat memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit yang ketersediaannya melimpah di Indonesia. Metode sesuai invensi ini menggunakan metode pirolisis sederhana, dengan peralatan dan tahapan kerja yang sederhana. Produk CNTs dari bahan baku limbah cair pabrik kelapa sawit menggunakan metode produksi sesuai invensi ini berbentuk multiwalled dan memiliki luas permukaan 500-670 m2/g dengan diameter 23-65 nm, densitas 1,54 g/cm3, dan konduktivitas elektrik 808 mS/cm.
Pangan dan Kesehatan, Rekayasa Transportasi dan Energi
BAKTERI Bacillus licheniformis DS1 DAN SEDIAAN BIOSURFAKTAN SERTA BIOPOLIMER DARI BAKTERI TERSEBUT UNTUK MICROBIAL ENHANCED OIL RECOVERY (MEOR) SERTA PROSES PRODUKSINYA
Invensi ini berkaitan dengan suatu strain baru bakteri, sediaan bahan yang dihasilkan dari bakteri tersebut untuk aplikasi Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) serta proses produksi sediaan bahan dari bakteri tersebut. Lebih khusus bakteri sesuai invensi ini dinamakan Bacillus licheniformis strain DS1 karena hasil identifikasi parsial dari sekuens gen 16S rRNA (1487 pasang basa) menunjukkan bahwa bakteri tersebut termasuk Bacillus licheniformis strain baru yang memiliki kekerabatan dengan Bacillus licheniformis strain DSM 13 atau strain BCRC 11702 atau strain NBRC 12200 dengan kesamaan identitas sebesar 99%. Bakteri Bacillus licheniformis strain DS1 dicirikan dengan kemampuannya untuk memproduksi biosurfaktan dengan kemampuan emulsifikasi minyak fraksi ringan dan menurunkan tegangan antarmuka minyak-air yang tinggi, serta biopolimer dengan kemampuan meningkatkan viskositas fluida untuk digunakan dalam aplikasi Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR).
Pangan dan Kesehatan
Produk Bakteri Escherichia Coli Yang Dimodifikasi Secara Genetik Untuk Penapisan Cepat Kandidat Obat Hiv (Human Immunodeficiency Virus) Baru
Dalam Pengembangan obat HIV (Human Immunodeficiency Virus) dibutuhkan suatu sistem yang tepat untuk mencari kandidat obat. Saat ini terdapat dua cara yang digunakan, yaitu screening secara acak dan HTS (High-Throughput Screening). Screening secara acak membutuhkan proses yang panjang sehingga kurang efisien untuk digunakan. Oleh karena itu, proses pengembangan obat HIV (Human Immunodeficiency Virus) dilakukan dengan menggunakan HTS (High-Throughput Screening). Sampai saat ini belum ada laporan mengenai penggunaan metode HTS untuk penapisan obat HIV (Human Immunodeficiency Virus). Dengan demikian Invensi ini bertujuan untuk membuat mikroba yang dimodifikasi secara genetik sehingga dapat digunakan untuk melakukan penapisan kandidat obat HIV (Human Immunodeficiency Virus) secara cepat. Lebih khusus, invensi ini menggunakan bakteri Escherichia coli yang dimodifikasi secara genetik dengan menyisipkan plasmid rekombinan untuk penapisan cepat kandidat obat HIV (Human Immunodeficiency Virus). kandidat obat HIV (Human Immunodeficiency Virus) baru.
Pangan dan Kesehatan
PROSES PRODUKSI BAHAN PEMLASTIS EPOKSIDA MINYAK NABATI DAN TURUNAN ESTERNYA TERKATALISIS KOMPLEKS LOGAM-OKSO DAN LOGAM OKSIDA TANPA PELARUT DAN ASAM MINERAL
Invensi ini berkaitan dengan metode sintesis sulfonat alkil ester (SAE) (Paten No. P00201600324) dan surfaktan Ester Oleat Polietilenglikol (EOP) (Paten No. P00201809114). Metode ini pengembangan dari metode dasar mengenai reaksi yang kondensasi dan sulfonasi. Kondisi optimum metode sintesis meliputi jumlah mol reagen, temperatur reaksi, tekanan dan waktu reaksi. Dengan metode sintesis ini dihasilkan produk surfaktan SAE dan EOP dengan persentase sebesar 35% dan 65%, berturut-turut.
Industri Kreatif, Pangan dan Kesehatan
PROSES PENGOLAHAN SAMPAH ANORGANIK UNTUK MENGHASILKAN BAHAN BAKAR MINYAK, MEDIA TANAM, DAN BAHAN PENGAWET KAYU
-
Teknologi Informasi dan Komunikasi
SEDIAAN GARAM MAGNESIUM ASAM LEMAK DARI DISTILAT ASAM LEMAK SAWIT UNTUK BAHAN ADITIF PANGAN DAN NUTRASEUTIKAL SERTA PROSES PRODUKSINYA
Invensi ini menjelaskan suatu reaktor berpengaduk multifungsi untuk memproses bahan semisolid lengket, contohnya garam magnesium asam lemak dari distilat asam lemak sawit (PFAD) untuk bahan aditif pangan dan nutraseutikal. Reaktor ini dapat dioperasikan pada kondisi suhu kamar maupun dengan pemanasan, serta memiliki pengaduk berbilah di bagian bawah sehingga mampu memproses berbagai tekstur produk, mulai dari cairan, padatan keras dan rapuh, hingga lelehan kental dan lengket. Reaktor berpengaduk ini memiliki komponen utama sebagai berikut: tangki reaktor, tangki air panas, koil pemanas yang terhubung dengan pemanas berdaya 3000 W, panel listrik, pompa air, pengaduk, jaket pemanas reaktor, motor penggerak pengaduk, selang masuk, selang keluar, saluran air keluar, tutup reaktor, dan gagang reaktor. Reaktor berpengaduk ini dapat menangani perubahan fasa bahan dari lelehan menjadi padatan lengket dalam waktu singkat, pada suhu ruang maupun dengan pemanasan. Reaktor berpengaduk ini juga dapat digunakan untuk proses selain reaksi penyabunan, diantaranya penggilingan dan ekstraksi pelarut, diantaranya untuk memproduksi garam logam asam lemak dari distilat asam lemak sawit untuk bahan aditif pangan dan nutraseutikal. Reaktor berpengaduk ini juga mudah dioperasikan dan dibersihkan, baik pada skala kecil maupun skala menengah/besar
Pangan dan Kesehatan
DINDING UNTUK MENGONDISIKAN UDARA RUANG BERBASIS MINYAK KELAPA DENGAN PRINSIP PERTUKARAN KALOR LANGSUNG
Dinding pengkondisi udara pasif ini merupakan penyejuk udara ruang yang berbentuk penyekat atau pembatas ruang yang dapat dipindahkan atau menetap. Pada panil dinding ini digantungkan sel-sel PCM (phase change material) yang berlaku sebagai massa termal untuk menukar kalor langsung secara konveksi dan konduksi dengan udara yang melewati celah-celah diantara sel-sel tersebut. Panil ini menggunakan PCM (phase change material) minyak kelapa yang tidak bercampur dengan bahan dinding dan bekerja secara pasif (tidak menggunakan listrik dalam operasionalnya) sehingga ramah lingkungan dan berkelanjutan. Efektifitas penggunaan panil dinding ini sebesar 0,533 K.m3/kg atau 1 kg minyak kelapa di dalam konfigurasi panil dinding tersebut dapat menurunkan temperatur udara sebanyak 1 m3 sebesar 0,533 Kelvin.
Infrastruktur dan Kebencanaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi
ALAT DETEKSI TEKANAN AWAL TARIKAN NAPAS PADA ALAT BANTU PERNAPASAN DENGAN MEKANISME BILEVEL POSITIVE AIRWAY PRESSURE
Invensi ini berkaitan dengan suatu alat deteksi awal tarikan napas pada alat bantu pernapasan. Lebih khusus alat sesuai invensi ini dipasang pada alat bantu pernapasan dengan mekanisme Bilevel Positive Airway Pressure, yang bekerja mendeteksi awal ketika pasien melakukan tarikan napas. Alat sesuai invensi ini terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut: rumah bola (1), bola gabus (2), sumber cahaya (3), dan detektor cahaya (4). Alat sesuai invensi ini dipasang pada alat bantu pernapasan dengan mekanisme Bilevel Positive Airway Pressure, yang bekerja mendeteksi tekanan awal saat pengguna melakukan tarikan napas, sehingga dapat memberikan perintah pada pompa udara untuk mensuplai campuran udara dan oksigen dengan tekanan yang tepat pada pengguna (pasien).
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Apabila terdapat pihak yang berminat melakukan komersialisasi Kekayaan Intelektual, dipersilakan untuk menghubungi Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi.