Klaster
BAKTERI Bacillus sp. strain FN DAN SEDIAAN BIOSURFAKTAN YANG DIHASILKANNYA SEBAGAI ANTI-ADHESI, ANTI-BIOFILM, AGEN EMULSIFIKASI DAN PENURUN TEGANGAN ANTARMUKA MINYAK-AIR SERTA PROSES PRODUKSINYA
Invensi ini berkaitan dengan strain bakteri, proses perbanyakannya dan sediaan biosurfaktan yang dihasilkannya untuk mengatasi permasalahan biokorosi dan aplikasi MEOR serta proses produksi biosurfaktan tersebut. Bakteri sesuai invensi ini berupa Bacillus sp. strain FN yang memiliki kekerabatan terdekat dengan Bacillus clausii strain DSM 8716 dengan kesamaan identitas sebesar 99% atau berbeda 1%. Biosurfaktan sesuai invensi ini memiliki aktivitas anti-mikroba dan anti-adhesi terhadap bakteri Serratia marcescens, Pseudomonas sp. 1, Pseudomonas sp. 2, P. aeruginosa, Pannonibacter phragmitetus, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus, dapat mengemulsifikasi terhadap minyak mentah fraksi ringan sebesar 55%, dan menurunkan tegangan antarmuka minyak-air (IFT) dari 18,7 dyne/cm menjadi 14,9 dyne/cm dengan nilai CMC efektif sebesar 1,48 g/L serta mampu menghambat dan mengeradikasi biofilm yang terdiri dari bakteri Pseudomonas sp. 1, Pseudomonas sp. 2, dan Pannonibacter phragmitetus dengan nilai MBIC pada 31,25 ug/mL, dan nilai MBEC50 sebesar 500 ug/mL.
Pangan dan Kesehatan
Material Coating Anti Korosi Berbahan Dasar Lignin Hasil Pengolahan Limbah Black Liquor Dan Metode Pembuatannya
Invensi ini terkait dengan pembuatan material pelapis anti korosi yang berbahan dasar lignin hasil pengolahan limbah black liquor. Invensi ini didasarkan pada proses rekayasa limbah black liquor yang berpotensi merusak lingkungan menjadi suatu produk material pelapis anti korosi yang bernilai guna tinggi. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, material pelapis anti korosi sesuai invensi ini memiliki karakteristik berwarna hitam, memiliki kekerasan sebesar 5,81 KHN, memiliki kekuatan lekat sebesar 0,67 MPa, mampu menahan korosi hingga 1000 jam penggunaan, serta bersifat self-healing dimana goresan akan menghilang setelah 30 menit.
Teknologi Pertahanan dan Keamanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi
Komposisi Bahan untuk Cangkang Kapsul Lunak Non-Gelatin dari kombinasi Kappa-Karagenan dan Konjac Glucomannan serta Metode Pembuatannya
Invensi ini berkenaan dengan komposisi cangkang kapsul lunak non-gelatin menggunakan kombinasi polimer alam yaitu kappa-karagenan dan konjak glukomanan yang diformulasikan untuk dapat diproses menggunakan prosedur pembuatan dengan mesin rotary die process. Dengan menggunakan komposisi bahan yang terkandung dalam invensi ini, maka dapat diproduksi kapsul lunak non-gelatin yang dapat digolongkan dalam vegetarian soft capsule sehingga dapat mengatasi keterbatasan gelatin dalam hal isu halal maupun penerimaan oleh golongan vegetarian. Pada invensi ini, polimer yang digunakan adalah hidrokoloid polisakarida yaitu kombinasi kappa-karagenan dan konjak glukomanan yang memberikan efek sinergi dalam membentuk film yang elastis dan thermo-reversible sehingga sesuai untuk aplikasi cangkang kapsul lunak. Bahan tambahan yang masuk dalam komposisi adalah sumber ion natrium dan pemlastis yang dipilih dari golongan poliol. Komposisi formula yang diajukan memungkinkan diperoleh massa yang dapat diproses menggunakan mesin rotary die process dan menghasilkan film yang dapat hancur dalam air dan media tanpa ion kalium dalam rentang waktu kurang dari 60 menit dan memenuhi persyaratan sediaan suplemen kesehatan.
Pangan dan Kesehatan
METODE DAN PERALATAN PROTEKSI PERALATAN LISTRIK DI DALAM RUANGAN TERHADAP INDUKSI ELEKTROSTATIS PETIR PADA JARINGAN LISTRIK DI LUAR RUANGAN MENGGUNAKAN TRAFO ISOLASI
nvensi ini berkaitan dengan metode dan peralatan proteksi peralatan listrik di dalam ruangan terhadap induksi awan bermuatan elektro-statis dan/atau petir yang mengalir dari jaringan listrik di luar ruangan. Invensi ini memisahkan secara konduksi suplai listrik untuk jaringan listrik di luar ruangan, menggunakan trafo isolasi. Metode dan peralatan trafo isolasi sebagai peralatan pemisah antara jaringan instalasi listrik di dalam ruangan dengan jaringan listrik di luar ruangan. Dengan pemasangan trafo isolasi maka muatan induksi elektro-statis dari awan bermuatan atau dari sambaran petir pada jaringan listrik di luar ruangan tidak menjalar ke dalam jaringan listrik di dalam ruangan. Dengan demikian maka kerusakan peralatan listrik di dalam ruangan dapat dihindari. Trafo isolasi terdiri dari trafo daya 220 V / 220 V dengan daya sampai 5 kVA yang dilengkapi dengan arrester pemotong tegangan lebih impuls petir, saklar daya 16 A, pengaman arus lebih MCB 16 A, Fuse 16 A, Voltmeter, lampu indikator dan ditempatkan di dalam kotak panel yang di hubungkan dengan pentanahan. Trafo isolasi tersebut digunakan untuk melayani kebutuhan tenaga listrik bagi peralatan di luar ruangan.
Rekayasa Transportasi dan Energi
Kipas Radiator Dengan Torsi Rendah
Invensi ini berhubungan dengan kipas radiator yang digunakan sebagai sistem pendingin pada kendaraan bermotor. Kipas radiator sesuai invensi ini mampu menghasilkan torsi yang lebih kecil dari invensi sebelumnya sehingga kinerja kipas dapat menjadi lebih efisien. Salah satu cara agar torsi dapat diturunkan adalah dengan mengubah parameter geometri bilah kipas. Pengubahan parameter geometri bilah ini diatur sedemikian sehingga performa kipas dalam menghasilkan debit udara dan beda tekanan statik tidak berkurang. Begitu juga dengan kebisingan, pengubahan parameter bilah dilakukan tanpa meningkatkan kebisingan. Parameter geometri yang dimiliki bilah sesuai invensi ini yaitu sudut puntir pada sudut 1,5°-10,5° dan sudut bentang pada sudut 2,3°-9,5°. Dengan geometri ini, torsi yang dibutuhkan kipas saat beroperasi turun hingga 14% yang menunjukkan kipas yang lebih efisien.
Rekayasa Transportasi dan Energi
BAKTERI Pseudoxanthomonas taiwanensis STRAIN G3 DAN SEDIAAN BAHAN BIOSURFAKTAN DARI BAKTERI TERSEBUT UNTUK APLIKASI MICROBIAL ENHANCED OIL RECOVERY (MEOR) SERTA PROSES PRODUKSINYA
Invensi ini berkaitan dengan strain baru bakteri, biosurfaktan dari bakteri tersebut untuk aplikasi Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) serta proses produksinya. Bakteri sesuai invensi ini dinamakan Pseudoxanthomonas taiwanensis G3, yang memiliki kekerabatan dengan Pseudoxanthomonas taiwanensis strain NBRC 101072 atau strain CB-226 dengan kesamaan identitas sebesar 99% atau berbeda 1%. Bakteri tersebut dapat menghasilkan biosurfaktan dengan kemampuan emulsifikasi minyak fraksi ringan dan menurunkan tegangan antarmuka minyak-air yang tinggi. Proses produksi biosurfaktan dilakukan pada medium Stone Mineral Salt Solution (SMSS)ditambah minyak mentah sebanyak 2% (volume/volume) dan ekstrak ragi sebanyak 0,1%(berat/volume). Biosurfaktan sesuai invensi ini memiliki gugus fungsi glikolipid yang stabil pada rentang pH 2-12 suhu hingga 100oC, konsentrasi NaCl hingga 10% (berat/volume), kemampuan emulsifikasi terhadap minyak mentah fraksi ringan sebesar 72,90 % dan menurunkan tegangan antarmuka minyak dengan air (IFT) dari 12,6 dyne/cm menjadi 9,7 dyne/cm) dengan nilai CMC efektif sebesar 0,73 g/L.
Rekayasa Transportasi dan Energi
"SEDIAAN SELULOSA NANOKRISTALIN DARI BONGKOL JAGUNG UNTUK POLIMER ELEKTROLIT SEL BATERAI ION LITIUM DAN METODE PEMBUATANNYA"
Invensi ini berkaitan dengan suatu sediaan selulosa nanokristalin dari bongkol jagung untuk polimer elektrolit sel baterai ion litium dan metode pembuatannya dengan hidrolisis asam sulfat. Selulosa nanokristalin hasil hidrolisis selulosa bongkol jagung menggunakan asam sulfat dengan konsentrasi 50%, suhu 45ºC selama 60 menit. Selulosa nanokristalin yang dihasilkan memiliki distribusi ukuran partikel dengan rentang diameter = 14,3- 45,0 nm dan diameter rata-rata sebesar 17,4 nm, serta memiliki bentuk bulat dengan ukuran partikel lebih seragam dibandingkan dengan selulosa hasil isolasi. Berdasarkan karakteristik selulosa nanokristalin yang dihasilkan, selulosa nanokristalin hasil hidrolisis selulosa bongkol jagung dapat digunakan sebagai pengisi dan penguat, serta sekaligus meningkatkan hantaran ion polimer elektrolit.
Smart City, Pangan dan Kesehatan
MATERIAL UNTUK BAHAN INSULASI TERMAL DARI SERAT RAMI (Boehmeria nivea) DAN METODE PEMBUATANNYA
Invensi ini menyediakan material untuk insulasi termal yang menggunakan bahan dari serat rami (Boehmeria nivea). Pembuatan material insulasi termal ini dilakukan dengan teknologi sederhana sesuai dengan standar Technical Association of the Pulp and Paper Industry (TAPPI) TAPPI T-205. Invensi yang dihasilkan secara umum dapat diaplikasikan untuk material insulasi termal pada ruangan yang memiliki sistem pengondisian udara. Lebih khusus, invensi ini dapat digunakan untuk menjaga kestabilan temperatur pada ruangan yang memiliki sistem pemanasan dan pendinginan udara dengan nilai konduktivitas termal (0,035-0,155) W/m⁰C, memiliki kekuatan tarik (1,55-20,55)kN/m, memiliki temperatur degradasi sekitar 350 ⁰C dan memiliki corak putih.
Smart City
Komposisi Bahan Dan Metode Ekstraksi Kombinasi Pegagan (Centella Asiatica) Dan Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Untuk Efek Hipnotik-Sedatif
Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi bahan sebagai hipnotik sedatif. Lebih khusus sediaan sesuai invensi ini menggunakan campuran ekstrak kental daun Centella asiatica dan daun Ipomoea aquatica, dimana menunjukkan efek hipnotik-sedatif pada mencit dengan mempercepat latensi tidur dan memperpanjang durasi tidur sehingga meningkatkan efisiensi tidur. Sediaan sesuai invensi ini tidak toksik pada hewan percobaan. Invensi ini berupa sediaan ekstrak kental kombinasi yang terdiri dari ekstrak kental daun pegagan (Centella asiatica) dan ekstrak kental daun kangkung air (Ipomoea aquatica).
Pangan dan Kesehatan
Apabila terdapat pihak yang berminat melakukan komersialisasi Kekayaan Intelektual, dipersilakan untuk menghubungi Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi.