Klaster

EKSPLORASI GLASIR TENMOKU DAN PENERAPANNYA PADA MATCHA BOWL

Tenmoku merupakan jenis glasir cokelat dan hitam khas Tiongkok dan Jepang yang menyimpan rekam jejak eksplorasi panjang sejak era Dinasti Song. Secara teknis, karakteristik unik Tenmoku tercipta akibat tingginya kandungan iron (iron saturated) yang memicu reaksi kimiawi selama proses pembakaran. Fenomena tersebut menghasilkan karakter visual yang sangat memikat, unik, dan kaya akan elemen spontanitas organik. Sifat iron oxide dan sensitifitasnya terhadap variabel pembakaran membuka ruang inovasi yang luas, serta memberikan peluang besar untuk menyingkap sekaligus memperluas spektrum kemungkinan visual baru melalui berbagai pendekatan. Melalui eksplorasi glasir dan rekayasa proses pembakaran oksidasi suhu tinggi di atas 1220°C, penelitian ini sukses memicu fenomena self-reduction pada red iron oxide. Eksplorasi base glaze dengan persentase material yang tepat berhasil mengendalikan viskositas dan fluiditas untuk menghasilkan efek visual seperti oil spot, hare’s fur, breaking to rusted, hingga lustre. Penambahan oksida warna pendamping juga memperkaya gradasi warna baru berupa biru dan hijau. Karakteristik visual yang unik ini diaplikasikan pada produk akhir berupa koleksi matcha bowl (chawan) yang memadukan bentuk Chinese style dan Japanese style, menghasilkan total 33 buah chawan yang terbagi ke dalam 7 visual yaitu, Amber Break, Golden Rusted, Tea Dust, Tiger’s Eye, Light, dan Cat’s Eye. Kata kunci: Tenmoku, iron saturated, glaze, self-reduction, matcha bowl

Industri Kreatif

Hak Cipta
Program MATLAB Opsi Fuzzy Barrier Eksponensial CDO dan PUO

Panduan penggunaan kode Matlab untuk menentukan harga opsi barrier (terbatas) jenis Opsi Call Down-and-Out (CDO) dan Opsi Put Up-and-Out (PUO) dengan jenis barrier bergerak eksponensial. Kompatibel dengan MATLAB R2014b ke atas (tidak memakai fungsi baru seperti `string`, `arguments` block, dan lainnya) Langkah-langkah yang dilakukan dalam program ini adalah sebagai berikut. Detail persamaan yang dihitung dapat dilihat dalam program tersebut. Langkah 1 - Parameter dasar (crisp) dan barrier bergerak eksponensial Langkah 2 - Parameter fuzzy koheren dua-parameter Langkah 3 - Pemeriksaan admisibilitas barrier Langkah 4 - Tingkat kepercayaan alpha-cut Langkah 5 - Interval alpha-cut parameter yang mendasari Langkah 6 - Komponen penentuan harga (d1-d4, delta, M) Langkah 7 - Penerapan Teorema 2 (CDO) / Teorema 3 (PUO) Langkah 8 - Validasi terhadap harga acuan crisp Langkah 9 - Sapuan parameter sensitivitas (alpha, gamma, rho) Langkah 10 - Tabulasi dan plot hasil Langkah 11 - Fuzzy Greeks (Delta, Vega, Theta, Rho) dan pembanding vanila

Advanced Technology

Hak Cipta
Pemanfaatan Limbah Botol Plastik PET dengan Metode Upcycling untuk Produk Interior

Tingginya penggunaan plastik sekali pakai di Indonesia telah menyebabkan penumpukan limbah plastik yang serius. PET (polyethylene terephthalate), plastik yang umum digunakan pada botol minuman dengan karakteristik kuat, ringan, dan tahan kimia berpotensi dimanfaatkan melalui pendekatan upcycling. Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan limbah botol plastik PET sebagai material alternatif dalam perancangan produk interior dengan fokus pada potensi bentuk, tekstur, dan komposisi visual. Eksplorasi material serta tahap perancangan dilakukan dengan teknik potong dan termal- meliputi eksplorasi bentuk, sambungan antar modul, penyusunan konsep, hingga produksi. Hasil eksplorasi menunjukkan teknik potong dan termal mampu menghasilkan variasi bentuk yang luas dengan karakter transparan dan efek bayangan menarik. Dari eksplorasi tersebut, dihasilkan koleksi produk interior bernama "Bloo" dengan tema biota laut yang terdiri dari table lamp, floor lamp, dan room divider. Konsep produk merepresentasikan kesadaran lingkungan dan sifat material. Penelitian ini menunjukan bahwa limbah botol plastik PET dapat dimanfaatkan sebagai material alternatif melalui metode upcycling tanpa teknologi serta proses yang kompleks dan dapat diterapkan pada produk dekorasi interior dengan karakternya yang ringan, tahan lama, dan transparan- meskipun aspek teknis, pengolahan bentuk, ketahanan jangka panjang, serta perawatan produk masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Industri Kreatif

Hak Cipta
Nirla: Koleksi Aksesori Fesyen dari Material Limbah Cangkang Kerang Simping (Placuna placenta)

Indonesia sebagai negara maritim menghasilkan kerang-kerangan dalam jumlah besar, yakni mencapai 34.426,79 ton pada tahun 2020. Dari kerang-kerangan ini, hanya daging kerang yang dimanfaatkan sebagai pangan, sementara cangkangnya dibuang dan menjadi limbah padat, termasuk cangkang kerang simping (Placuna placenta) di wilayah pesisir seperti Gresik dan Jepara. Selama ini pemanfaatan cangkang tersebut masih didominasi oleh pendekatan saintifik-teknikal, sementara potensi estetisnya dalam ranah desain dan fesyen belum tergarap secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi limbah cangkang kerang simping sebagai material alternatif untuk produk aksesori fesyen, dengan estetika tren beach photoshoot sebagai dasar perancangan. Penelitian menggunakan pendekatan practice-based research yang bersifat kualitatif, melalui tahap pra-perancangan, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Setelah melalui pembersihan awal dengan larutan HCl, cangkang dieksplorasi melalui perlakuan panas (heat treatment), pelunakan dengan H₂O₂ dan H₂SO₄, pembentukan dengan teknik laminasi, cetak, dan biokomposit, serta pewarnaan menggunakan pewarna alami dan bubuk mika. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa cangkang yang semula rapuh dan terbuang dapat diolah menjadi material yang dapat dibentuk dengan karakter berlapis dan berkilau. Estetika tren beach photoshoot kemudian diterjemahkan melalui konsep captured luminescence ke dalam koleksi bernama “Nirla” yang terdiri atas lima jenis produk, yaitu korset (overbust dan underbust), headpiece (bando dan jepit rambut), gelang lengan, liontin, dan anting. Penelitian ini menegaskan bahwa limbah cangkang kerang simping berpotensi menjadi material aksesori fesyen yang bernilai estetis sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pesisir. Kata kunci: aksesori fesyen, cangkang kerang simping, practice-based research, limbah cangkang kerang

Industri Kreatif

Hak Cipta
RestoraX

RestoraX adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan untuk melakukan penilaian cepat (rapid assessment) terhadap kerusakan jaringan jalan pascabencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, likuefaksi, dan longsor. Aplikasi ini memanfaatkan citra satelit yang dipadukan dengan model pembelajaran mesin (machine learning) untuk mendeteksi dan mengukur tingkat kerusakan ruas jalan secara otomatis, sehingga dapat membantu tim tanggap darurat menyusun prioritas untuk melakukan restorasi jalan secara lebih optimal.

Infrastruktur dan Kebencanaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Rekayasa Transportasi dan Energi

Hak Cipta
Instrumen Penilaian Tingkat Maturitas Manajemen Portofolio Proyek Ambidexterity

Penilaian tingkat maturitas manajemen portofolio proyek ambidexterity untuk perusahaan EPC dilakukan melalui penilaian pada masing-masing item kapabilitas inovasi eksplorasi dan eksploitasi. Manajemen portofolio proyek ambidexterity merepresentasikan kapabilitas perusahaan EPC dalam melaksanakan inisiatif BPM eksplorasi dan eksploitasi secara simultan dan seimbang.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
EKSPLORASI KOMPOSIT SEKAM PADI DENGAN VISUALISASI MAPAG SRI SEBAGAI MATERIAL PRODUK INTERIOR

Indonesia sebagai negara agraris menghasilkan limbah sekam padi dalam jumlah besar yang belum termanfaatkan secara optimal dan seringkali hanya dibakar, sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian mengeksplorasi pemanfaatan limbah sekam padi sebagai material komposit berbasis material bio untuk produk interior dengan menerapkan visualisasi Mapag Sri versi Desa Slangit, Cirebon, sebagai konsep estetika melalui metode kualitatif yang mencakup studi literatur, wawancara, eksperimen material, dan eksplorasi visual. Eksperimen dilakukan terhadap tiga jenis matriks berbasis bio yaitu pati, kitosan, dan carboxymethyl cellulose (CMC), dengan hasil menunjukkan bahwa CMC merupakan matriks paling optimal karena menghasilkan komposit yang konsisten, kokoh, dan mudah dibentuk. Kombinasi CMC dengan kalsium karbonat sebagai penguat dan gliserin sebagai plasticizer menghasilkan komposit terbaik melalui teknik basah dengan pengeringan oven pada suhu 100°C, teknik laser cut dimanfaatkan sebagai metode penggambaran motif pada permukaan komposit, sementara pewarnaan menggunakan pewarna alami bubuk berupa charcoal, pinang, kemangi, kunyit, dan indigofera. Penelitian menghasilkan tiga produk interior yang dirancang untuk Restoran Saji Marem, Dago, Bandung, yaitu panel berukuran 200 x 110–130 cm dengan visualisasi kisah Mapag Sri dan Budug Basu untuk ruang makan utama, wall decor berukuran 50 x 60 cm untuk ruang VIP, dan wall hanging berukuran 170 cm bermotif mega mendung dan gunungan wayang untuk ruang makan Joglo, dengan keseluruhan produk mengacu pada palet warna estetika Keraton Solo, sehingga membuktikan bahwa limbah sekam padi berpotensi menjadi material produk interior yang fungsional, estetis, dan mengandung nilai budaya lokal yang bermakna.

Industri Kreatif

Hak Cipta
PySNE: Pustaka Python untuk Pencarian Semua Akar Sistem Persamaan Nonlinear beserta Dokumentasi Web

PySNE merupakan perangkat lunak berbentuk pustaka (library) Python yang dikembangkan untuk membantu pencarian semua akar sistem persamaan nonlinear pada suatu domain pencarian terbatas. PySNE mengintegrasikan teknik clustering dan Spiral Optimization (SPO) dalam suatu alur komputasi yang meliputi identifikasi daerah kandidat solusi (clustering), optimisasi pada setiap daerah kandidat, serta seleksi dan validasi solusi untuk memperoleh akar-akar yang berbeda. Pustaka PySNE menyediakan struktur perangkat lunak untuk pendefinisian permasalahan, pengaturan parameter pencarian, pelaksanaan proses optimisasi, serta pengolahan hasil solusi. Selain fungsi utamanya pada sistem persamaan nonlinear, pustaka ini juga dikembangkan dengan dukungan eksperimental untuk permasalahan optimisasi multimodal dan persamaan Diophantine (bilangan bulat). Sebagai bagian yang terintegrasi dengan pustaka, PySNE dilengkapi dengan dokumentasi berbasis web yang menyediakan informasi mengenai instalasi dan penggunaan pustaka, referensi antarmuka pemrograman aplikasi (API), penjelasan algoritma, panduan pengguna, contoh penggunaan, visualisasi, serta studi kasus. Dokumentasi web tersebut ditujukan untuk mempermudah pengguna dalam mempelajari, menggunakan, dan mengembangkan pemanfaatan PySNE secara terstruktur dan dapat direproduksi untuk keperluan penelitian maupun pendidikan.

Advanced Technology, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Hak Cipta
PENERAPAN PEWARNA ALAM SECANG PADA BUSANA DENGAN TEKNIK SILK RIBBON EMBROIDERY SEBAGAI REPRESENTASI KEMBANG TUJUH RUPA

Kembang Tujuh Rupa merupakan rangkaian bunga yang memiliki nilai dalam berbagai tradisi masyarakat Indonesia. Namun, pemahaman terhadap makna budaya yang terkandung di dalamnya mulai mengalami pergeseran seiring perkembangan zaman, khususnya di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian budaya melalui media yang lebih relevan dengan kehidupan masa kini, salah satunya melalui fesyen. Tugas akhir ini bertujuan untuk menciptakan koleksi kebaya modern yang terinspirasi dari Kembang Tujuh Rupa dengan menerapkan pewarna alam kayu secang dan teknik silk ribbon embroidery sebagai representasi visual bunga-bunga yang terdapat dalam rangkaian tersebut. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi, eksperimen pewarna alam, eksplorasi teknik silk ribbon embroidery, serta proses perancangan dan perwujudan karya. Eksperimen pewarnaan dilakukan menggunakan ekstrak kayu secang dan daun mangga pada berbagai jenis kain serat alam untuk memperoleh palet warna yang sesuai dengan karakter visual Kembang Tujuh Rupa. Teknik silk ribbon embroidery diterapkan untuk menghasilkan bentuk bunga tiga dimensi yang mampu merepresentasikan nilai estetika dari masing-masing bunga. Hasil tugas akhir ini berupa koleksi kebaya modern yang mengintegrasikan unsur budaya, keberlanjutan, dan inovasi teknik tekstil. Penerapan pewarna alam kayu secang menghasilkan variasi warna yang mampu merepresentasikan karakter bunga Kembang Tujuh Rupa, sedangkan teknik silk ribbon embroidery memberikan dimensi visual yang memperkuat identitas desain. Karya yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi media pelestarian budaya sekaligus alternatif pengembangan produk fesyen yang memanfaatkan material dan teknik yang lebih berkelanjutan. Kata kunci: Kembang Tujuh Rupa, kebaya modern, pewarna alam secang, silk ribbon embroidery, pelestarian budaya.

Industri Kreatif

Hak Cipta